showrecentposts({"version":"1.0","encoding":"UTF-8","feed":{"xmlns":"http://www.w3.org/2005/Atom","xmlns$openSearch":"http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/","xmlns$georss":"http://www.georss.org/georss","id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-8425120589582985359"},"updated":{"$t":"2009-11-09T23:19:16.938+07:00"},"title":{"type":"text","$t":"RO'IEL Ministry"},"subtitle":{"type":"html","$t":"RO'IEL dari bahasa Ibrani. Penggabungan dari dua kata, \"Gembalaku\" dan \"ALLAH\""},"link":[{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#feed","type":"application/atom+xml","href":"http://roielministry.org/feeds/posts/default"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default?alt\u003djson-in-script\u0026orderby\u003dpublished"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/"},{"rel":"hub","href":"http://pubsubhubbub.appspot.com/"},{"rel":"next","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default?alt\u003djson-in-script\u0026start-index\u003d26\u0026max-results\u003d25\u0026orderby\u003dpublished"}],"author":[{"name":{"$t":"Baron Arthur"},"uri":{"$t":"http://www.blogger.com/profile/15824180828290877068"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"}}],"generator":{"version":"7.00","uri":"http://www.blogger.com","$t":"Blogger"},"openSearch$totalResults":{"$t":"146"},"openSearch$startIndex":{"$t":"1"},"openSearch$itemsPerPage":{"$t":"25"},"entry":[{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-8425120589582985359.post-3882548207223736920"},"published":{"$t":"2009-06-14T07:40:00.000+07:00"},"updated":{"$t":"2009-06-14T07:40:00.330+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Matius 6"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Matius"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kotbah di Bukit"}],"title":{"type":"text","$t":"Uang (3): Tiga Penghambat"},"content":{"type":"html","$t":"Lucu ketika melihat orang-orang yang mengaku beragama dan hanya memiliki satu Allah, tapi dalam praktek hidupnya menunjukkan kenyataan yang berbeda. Pusat hidup mereka bukan kepada kehendak dan keinginan Allah, meskipun mereka suka mengatakan dengan kalimat-kalimat yang manis di bibir. Hati mereka berpusat kepada materi, matapun selalu silau melihat cahaya materi dan bisa ditebak siapa tuan mereka sesungguhnya.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003ePemberian-pemberian yang seharusnya membantu kita manusia untuk lebih berpusat kepada Sang Pencipta dan memuliakan-Nya, ternyata justru menuju ke arah yang berbeda karena hambatan-hambatan yang ada. Apa saja hambatannya?\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003ccenter\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;color:darkred;\"\u003e21 Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada. 22 Mata adalah pelita tubuh. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu; 23 jika matamu jahat, gelaplah seluruh tubuhmu. Jadi jika terang yang ada padamu gelap, betapa gelapnya kegelapan itu. 24 Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.\"\u003cbr /\u003eMatius 6:21-24\u003c/span\u003e\u003c/center\u003e\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:italic;color:blue;\"\u003eSalah Tempat (21)\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eHati manusia seharusnya bukan berada di hartanya. Harta itu hanyalah benda mati yang seharusnya ditaklukkan dan dikelola manusia. Harta seharusnya bukan menjadi tujuan manusia yang membuat manusia harus terus memikirkannya dan meninggalkan kehidupannya di situ.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eAda lebih banyak hal dalam kehidupan ini yang lebih berharga dan bahkan tidak ternilai harganya bila dibandingkan dengan harta. Ketika hati hanya berada bersama-sama harta, maka kita sudah kehilangan berbagai macam hal yang berharga untuk dinikmati dan memuliakan Allah.\u003cbr /\u003eDimana hatimu berada? Ujiannya, relakah kita meninggalkan harta kita dan tidak memikirkannya? Ujian yang lebih berat lagi, relakah kita mempersembahkan semua harta kita?\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eMengapa hati bisa berada bersama-sama harta? Kata pepatah, dari mata turun ke hati. \u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:italic;color:blue;\"\u003eSalah Lihat (22-23)\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eMata yang seharusnya diciptakan untuk melihat kebaikan dan dipergunakan untuk kebaikan, ternyata menyesatkan hidup manusia sejak jatuh dalam dosa. Penipuan dari Iblis membuat umat manusia tidak bisa lagi menghargai yang terang, baik dan berharga dari Tuhan. Manusia dalam kegelapannya, hanya ingin melihat yang memuaskan dan dianggap bisa menjamin hidupnya, yaitu uang.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eItu sebabnya orang bisa gelap mata ketika berhadapan dengan uang. Bahkan saudarapun bisa bunuh-bunuhan jika sudah berbicara tentang harta dan uang. Betapa gelapnya kegelapan itu.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eDemi untuk harta, banyak orang yang merelakan apa saja bahkan dirinya sendiripun. Banyak orang yang sudah merendahkan dirinya sedemikian rupa dibawah kekuasaan harta yang adalah benda mati. Mengapa sampai manusia bisa salah melihat dan matanya menjadi gelap dan hanya melihat materi yang bisa memberikan kehidupan bagi dirinya?\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eAda masalah yang lebih mendasar yang membuat manusia salah melihat dan bermata gelap.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:italic;color:blue;\"\u003eSalah Mengabdi (24)\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eKetika manusia menganggap Mamon itu tuannya dan menjadi tujuan hidup di dunia, maka gelaplah matanya dan membuat hatinya berada di mana hartanya berada. \u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eKesalahan mengabdi karena permasalahan iman. Allah yang harusnya dikasihi dan yang bisa menjamin hidup manusia yang membuat manusia ingin terus melayani-Nya, dalam kenyataan hidup ini sering terlihat begitu abstrak dan jauh dari memuaskan keinginan manusia yang berdosa. Ia tidak memberikan dengan secepatnya yang kita inginkan. Bahkan lebih sering lagi Ia tidak memberikan yang kita inginkan dan kita minta. Allah tidak bisa diatur!\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eBerbeda dengan Mamon. Ketika seseorang mengabdi kepada materi. Kelihatannya ada jaminan yang lebih nyata untuk masa depan, untuk membeli segala sesuatu yang diinginkan hatinya dan bisa diatur mengikuti keinginan hatinya yang berdosa. Jauh sekali berbeda dengan Allah! Itu sebabnya manusia lebih suka menyembah yang bisa diatur dan memuaskan keinginannya yang berdosa. \u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eKarena hidupnya mengabdi kepada Mamon, maka yang dilihat semuanya berdasarkan sudut pandang kegelapan dan membuat hatinya berada bersama hartanya.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eBerbeda dengan orang-orang yang mengabdi hanya kepada Allah. Harta tidak akan membuat matanya menjadi gelap dan hanya melihat hidup dari sudut pandang uang. Hatinya tidak akan berada bersama harta di bumi yang akan hilang. Tapi hatinya akan bersama-sama Allah di sorga yang mempunyai segala harta yang lebih agung, suci, mulia dan indah.\u003cbr /\u003eBerbahagialah orang-orang yang percaya kepada Allah. Karena dengan mata kita akan meilhat kemuliaan yang sejati dan hati kita akan puas dengan Allah dengan berkat-berkat-Nya.\u003cdiv class\u003d\"blogger-post-footer\"\u003e\"Puaslah dengan semua pemberian TUHAN, sedikit atau banyak, itu berlimpah\"\n(Ronald Oroh)\u003cimg width\u003d'1' height\u003d'1' src\u003d'https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425120589582985359-3882548207223736920?l\u003droielministry.org' alt\u003d'' /\u003e\u003c/div\u003e"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http://roielministry.org/feeds/3882548207223736920/comments/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2009/06/uang-3-tiga-penghambat.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/3882548207223736920"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/3882548207223736920"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2009/06/uang-3-tiga-penghambat.html","title":"Uang (3): Tiga Penghambat"}],"author":[{"name":{"$t":"Baron Arthur"},"uri":{"$t":"http://www.blogger.com/profile/15824180828290877068"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$extendedProperty":{"xmlns$gd":"http://schemas.google.com/g/2005","name":"OpenSocialUserId","value":"02812679502024524256"}}],"thr$total":{"xmlns$thr":"http://purl.org/syndication/thread/1.0","$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-8425120589582985359.post-130944286340383186"},"published":{"$t":"2009-06-12T07:01:00.000+07:00"},"updated":{"$t":"2009-06-12T07:01:02.367+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Matius 6"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Matius"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kotbah di Bukit"}],"title":{"type":"text","$t":"Uang (2): Tiga Pembelajaran"},"content":{"type":"html","$t":"Setiap orang yang hidup di dunia ini diberikan kesempatan dan berkat oleh Allah. Ia meminjamkan banyak hal kepada kita dalam hidup ini. Masalahnya, apakah kita mengerti dan bisa melihat semua anugerah dan pemberian-Nya? Adakah kita belajar mempergunakan-Nya? Adahkah ilmu ekonomi membuat kita bijaksana meliaht uang dan harta pemberian Allah?\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003ccenter\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;color:darkred;\"\u003e19 \"Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya. 20 Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya.\u003cbr /\u003eMat 6:19-20\u003c/span\u003e\u003c/center\u003e\u003cbr /\u003eHidup di dunia yang sementara ini setidak-tidaknya harus belajar tiga hal. Bisa saja terlalu menyederhanakan karena kita hidup di dalam kehidupan yang kompleks dan rumit. Banyak hal yang harus kita pelajari dalam hidup. Tapi setidak-tidaknya, ada tiga hal yang mendasar berhubungan dengan materi dan berkat pemberian Allah kepada kita.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:italic;color:blue;\"\u003eBelajar Dapat\u003c/span\u003e \u003cbr /\u003eDalam ilmu ekonomi mengajarkan hal ini sebagai modal awal, dan selanjutnya dipakai untuk mendapatkan keuntungan. Bagaimana dengan modal yang ada bisa mendapatkan keuntungan sebanyak mungkin? Hal ini yang terus dipelajari manusia.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eBanyak orang berpikir hidup itu belajar mengumpulkan dan mencari harta, kemudian menghabiskan waktu hidupnya hanya untuk mencari dan mendapatkan yang diinginkannya. Dan dunia sering menyimpulkan bahwa orang-orang yang berhasil mengumpulkan harta sangat banyak adalah orang2 kaya. Tapi Alkitab justru mengatakan bahwa kita dapat semuanya karena anugerah. Yang kaya siapa? Yang memberi!\u003cbr /\u003eHanya orang-orang yang tidak mengerti dari siapa Ia mendapatkan pinjaman harta untuk didunia ini yang begitu sombong dengan kekayaan yang seolah2 akan tetap jadi miliknya selama-lamanya.\u003cbr /\u003e \u003cbr /\u003eMaka pembelajaran pertama ini seharusnya sangat gampang, jika kita percaya hidup sementara dan hidup kekal adalah anugerah Tuhan. Kita adalah orang-orang kaya, karena sang Pemberi hidup dalam hidup kita tapi kita tidak bisa sombong karena semuanya anugerah. Kita tidak perlu memfokuskan perhatian kepada bagaimana cara mendapatkannya, karena sudah dijamin oleh anugerah dari Sang Pemberi yang Maha Pemurah yang hidup dalam hidup kita. Fokus kita harus berpindah pada pembelajaran selanjutnya.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:italic;color:blue;\"\u003eBelajar Pakai, Kelola dan Distribusi\u003c/span\u003e \u003cbr /\u003eDalam ilmu ekonomi mengajarkan bagaimana alur distribusi dari produsen kepada konsumen. Bagaimana memproduksi dengan baik, mendistribusikannya dengan baik juga dan menggunakan iklan supaya bisa lebih banyak konsumen yang mempergunakan dan membuat produksi akan meningkat.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003ePelajaran kedua ini lebih sulit. Karena disini terletak lika-liku dan seninya hidup. Itu sebabnya kita harus belajar dari kecil untuk mengerti dan bersiap untuk menggunakan semua pemberian Tuhan, mengelola, mengembangkan dan mendistribusikannya dengan baik. Hanya sedikit orang di dunia ini yang betul2 belajar di tahap ini. Dunia ini biasanya mengatakan orang-orang ini adalah orang2 sukses. Orang-orang yang bisa mengelola, mengembangkan dan menikmati hasil dari kerja kerasnya.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eAlkitab mengajarkan kepada kita dari perumpamaan tentang talenta. Menyadari pemberian sang Tuan, mengelola dan mengembangkan sampai maksimal untuk dipersembahkan kepada sang Tuan yang sudah meminjamkan harta-Nya.\u003cbr /\u003eFokus orang percaya, bagaimana memakai harta pemberian Allah, mengelola, mengembangkan dan mendistribusikannya dengan baik dan bijaksana. Kita tidak diberikan talenta (uang) untuk disimpan sendiri dan terus kuatir dengan dunia ini dan kecewa dengan Sang Tuan yang hanya memberikan sedikit kepada kita. Ia mempercayakan kepada kita biar kita bisa mewakili Dia di dunia ini dalam menaklukkan dan mengelola harta-Nya demi untuk kemuliaan-Nya.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eTapi pembelajaran di dunia belum selesai sampai tahap kedua. Masih ada tahap selanjutnya yang lebih sulit dan mungkin mengecewakan bagi sebagian besar manusia.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:italic;color:blue;\"\u003eBelajar Hilang\u003c/span\u003e \u003cbr /\u003eDi dalam ekonomi dikenal dengan nama krisis ekonomi, seperti yang dialami oleh dunia sekarang ini. Ataupun juga suka dianggap sebagai kerugian. Ekonomi hanya mengajarkan bagaimana menghindar dari segala krisis dan mencoba membereskan segala kerugian biar bisa mendaptkan keuntungan.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eDunia secara umum menyebutnya kegagalan, atau kalau belum sampai kepada kematian dianggap sebagai sukses yang tertunda. Tapi, kalau sampai mati dianggap sebagai kemalangan, musibah ataupun tragedi yang harus ditangisi dan disesali ataupun dikasihani. \u003cbr /\u003eSuka tidak suka, inilah pembelajaran terakhir yang harus dipelajari manusia karena semuanya akan hilang. Celakanya, dunia hanya mengajarkan bagaimana cara menghindar dari keterhilangan. \u003cbr /\u003eAsuransi menjamur dimana-mana untuk mempersiapkan seandainya mengalami kehilangan ataupun kerugian.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eBagi orang percaya, Alkitab sudah memberikan cara untuk belajar hilang dengan pengorbanan dan mempersembahkan semuanya. Tuhan Yesus mengajarkan persebahan diri dan memuji janda yang mempersembahkan seluruh penghasilannya. Persembahan mengajarkan bagaimana kita menghadapi dan bersiap untuk kehilangan. \u003cbr /\u003eSemua yang kita pikir harta dan milik kita, sesungguhnya bukanlah milik kita. Hanya dipinjamkan dan dipercayakan kepada kita untuk kelola-pakai-distribusi sampai waktu yang ditentukan secara sepihak oleh Sang Pemilik. \u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eJadi sebelum semuanya itu akan hilang, bagaimana memakai dan mempergunakannya? Bisakah dengan harta itu membuat harta di sorga makin bertambah? Atau mungkinkah dengan kehilangan harta di bumi justru bisa mengumpulkan harta di sorga? Kita harus bergumul dihadapan Allah untuk mengerti kehendak-Nya dan tahu cara memanfaatkan semua anugerah-Nya.\u003cdiv class\u003d\"blogger-post-footer\"\u003e\"Puaslah dengan semua pemberian TUHAN, sedikit atau banyak, itu berlimpah\"\n(Ronald Oroh)\u003cimg width\u003d'1' height\u003d'1' src\u003d'https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425120589582985359-130944286340383186?l\u003droielministry.org' alt\u003d'' /\u003e\u003c/div\u003e"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http://roielministry.org/feeds/130944286340383186/comments/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2009/06/uang-2-tiga-pembelajaran.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/130944286340383186"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/130944286340383186"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2009/06/uang-2-tiga-pembelajaran.html","title":"Uang (2): Tiga Pembelajaran"}],"author":[{"name":{"$t":"Baron Arthur"},"uri":{"$t":"http://www.blogger.com/profile/15824180828290877068"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$extendedProperty":{"xmlns$gd":"http://schemas.google.com/g/2005","name":"OpenSocialUserId","value":"02812679502024524256"}}],"thr$total":{"xmlns$thr":"http://purl.org/syndication/thread/1.0","$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-8425120589582985359.post-4402216617336854731"},"published":{"$t":"2009-06-10T13:04:00.003+07:00"},"updated":{"$t":"2009-06-10T13:04:01.143+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Matius 6"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Matius"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kotbah di Bukit"}],"title":{"type":"text","$t":"Uang (1):  Dikumpulin untuk apa?"},"content":{"type":"html","$t":"Ada banyak perkataan Tuhan Yesus yang sangat luar biasa. Bagi orang percaya, dari sekian banyak perkataan itu bisa dipercayai dan diimani. Tapi kalau sudah berbicara soal harta dan perintah-Nya soal \u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;\"\u003ejangan kumpulkan harta di bumi\u003c/span\u003e, maka perkataan ini menjadi sulit untuk dipercayai. Jikalau kita punya banyak harta, maka tiba-tiba bisa \u003cspan style\u003d\"font-style:italic;\"\u003eamnesia\u003c/span\u003e dan seolah-olah tidak tahu-menahu tentang ayat itu. Berbagai pertanyaan langsung muncul dalam hati: Betulkah Tuhan Yesus memang bermaksud mengatakan jangan kumpulkan harta? Apakah artinya juga jangan nabung? Masa sih begitu?\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003ccenter\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;color:darkred;\"\u003e19 \"Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya. 20 Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya.\u003cbr /\u003eMat 6:19-20\u003c/span\u003e\u003c/center\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:italic;color:blue;\"\u003eKumpul dan Pakai\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eKalau hanya melihat di ayat 19, maka harus diambil kesimpulan tidak boleh mengumpulkan harta. Tetapi jikalau dilihat sampai dengan ayat 20, maka justru kesimpulannya harus kumpulkan harta. Meskipun yang disuruh dikumpulkan itu harta di sorga. Artinya, yang menjadi pusat sebenarnya bukan di jangan mengumpulkan harta di bumi, tapi soal kumpulkan harta di sorga.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eMengapa sampai Tuhan Yesus melarang mengumpulkan harta di bumi? Mengumpulkan harta di bumi adalah pekerjaan sia-sia. Karena semua yang dikumpulkan adalah anugerah dan pemberian yang dipinjamkan dari Allah untuk dikelola, dikembangkan dan dipergunakan. Itu sebabnya, hidup yang hanya bertujuan untuk mengumpulkan harta adalah hidup yang tidak berguna dan sia-sia. Semua sudah disediakan oleh Allah, tidak dikejarpun akan diberi, sudah disiapkan pada waktunya. \u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eTujuan hidup kita di dunia bukan untuk mengumpulkan harta di bumi, karena sudah ada semuanya. Yang lebih penting, bagaimana mempergunakan harta yang sekarang ada. Apakah kita bisa memakainya dengan benar, bisakah kita mengelola dan mendistribusikannya untuk kemuliaan Allah? Kalau kita tahu caranya, maka kita sedang mengumpulkan harta di sorga.\u003cbr /\u003eKalau tujuan mengumpulkan harta di bumi hanya demi untuk masa depan, maka artinya lebih mempercayai harta yang menjamin masa depan dan bukan Allah yang menyediakan semuanya. \u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eJadi, bukan bagaimana mencari dan mengumpulkan harta yang menjadi pusat hidup manusia. Tapi, bagaimana mempergunakannya, mengelola, memakai dan mendistribusikannya untuk menyaksikan dan memuliakan Allah yang sudah meminjamkan dan mempercayakan kepada kita talenta (uang) yang tidak layak kita terima. Itu yang bisa membuat harta dikumpulkan di sorga. \u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:italic;color:blue;\"\u003eSementara dan Kekal\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eSebagian orang mungkin menganggap kalimat Tuhan Yesus tidak lagi relevan untuk zaman sekarang ini. Kalimat-Nya hanya cocok untuk zaman dulu yang menyimpan uang di rumahnya sendiri. Sekarang ini, uang bisa disimpan di bank (begitu juga dengan barang dan surat berharga), tidak ada karat dan tidak rusak (rusakpun bisa diganti oleh bank). Kalaupun pencuri mencuri uang di bank, tetap saja uang nasabah diganti oleh bank. Begitu juga dengan harta yang ada, dengan adanya asuransi hilangpun bisa diganti.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eMeskipun demikian, kalau dilihat dengan teliti dan menangkap prinsipnya, maka kalimat Tuhan Yesus tetap relevan. Karena yang dimaksudkan-Nya bahwa harta di bumi itu cuma sementara dan akan hilang. Beda dengan harta di sorga yang sifatnya kekal.\u003cbr /\u003eItu sebabnya, visi manusia seharusnya bersifat kekal dan bukan hanya untuk sementara.  Karena kalau hanya melihat yang sementara dan bertujuan hanya untuk kesementaraan, maka akan diakhiri dengan kehilangan dan kesia-siaan. Mengapa tidak menghidupi kesementaraan ini dari sudut pandang kekekalan? Bukankah kesementaraan ini adalah persiapan untuk kekekalan?  \u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;color:blue\"\u003eJika harta yang sementara hanya dicari dan dikumpulkan untuk hidup yang sementara, maka artinya harta itu tidak ada gunanya bagi hidup yang bersiap untuk kekekalan dan bahkan hanya jadi penghambat yang menghabiskan waktu, tenaga, pikiran, emosi dan hidup itu sendiri.\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eSesungguhnya Allah yang begitu baik sudah memberikan terlalu banyak harta kepada kita. Bersyukurlah kepada Allah yang sudah memberikan begitu banyak harta dan berkat kepada kita. Kelolalah dengan benar, kembangkan dengan maksimal, pakailah dengan bijaksana, muliakanlah Allah dengan harta pemberian-Nya, bersiaplah untuk mempersembahkan semuanya kembali kepada yang memberikan pinjaman dan kumpulkanlah harta di Sorga.\u003cdiv class\u003d\"blogger-post-footer\"\u003e\"Puaslah dengan semua pemberian TUHAN, sedikit atau banyak, itu berlimpah\"\n(Ronald Oroh)\u003cimg width\u003d'1' height\u003d'1' src\u003d'https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425120589582985359-4402216617336854731?l\u003droielministry.org' alt\u003d'' /\u003e\u003c/div\u003e"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http://roielministry.org/feeds/4402216617336854731/comments/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2009/06/uang-1-dikumpulin-untuk-apa.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/4402216617336854731"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/4402216617336854731"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2009/06/uang-1-dikumpulin-untuk-apa.html","title":"Uang (1):  Dikumpulin untuk apa?"}],"author":[{"name":{"$t":"Baron Arthur"},"uri":{"$t":"http://www.blogger.com/profile/15824180828290877068"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$extendedProperty":{"xmlns$gd":"http://schemas.google.com/g/2005","name":"OpenSocialUserId","value":"02812679502024524256"}}],"thr$total":{"xmlns$thr":"http://purl.org/syndication/thread/1.0","$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-8425120589582985359.post-4368609838796429758"},"published":{"$t":"2009-04-13T09:10:00.005+07:00"},"updated":{"$t":"2009-04-13T10:09:32.203+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"1 Timotius"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Wahyu"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"2 Korintus 5"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Wahyu 7"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"1 Timotius 2"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Paskah"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"2 Korintus"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kristologi"}],"title":{"type":"text","$t":"Yesus Kristus Untuk Semua Orang?"},"content":{"type":"html","$t":"\u003cbr/\u003eOrang Kristen seringkali menjadi umat yang eksklusif yang terbatas bagi kalangan sendiri dan merasa keselamatan hanya bagi kita. Tapi, ketika membaca ayat-ayat Alkitab, ada ayat-ayat tertentu yang menyatakan bahwa Yesus Kristus untuk semua orang; atau Allah ingin semua manusia diselamatkan. Tapi di sisi lain  ada ayat-ayat Alkitab yang berbicara tentang umat pilihan. Bagaimana kita bisa memahami pengertian yang sepertinya bertentangan?\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003ccenter\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;color:darkred;\"\u003eDan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka.\u003cbr /\u003e2 Korintus 5:15\u003c/span\u003e\u003c/center\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:italic;color:blue;\"\u003ePengertian yang salah dan Kegagalan Kristus\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eJika kata semua dalam 2 Korintus 5:15 ditafsirkan sebagai semua individu yang pernah dan akan hidup di dunia, maka bisa membawa kepada kesimpulan kepada kegagalan Yesus Kristus. Bukankah Yesus Kristus sudah mati dan bangkit bagi semua orang? Mengapa banyak orang yang tidak percaya kepada-Nya? Artinya, \u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;\"\u003eYesus Kristus gagal\u003c/span\u003e. Kuasa kematian dan kebangkitan-Nya tidak sanggup untuk merubah hidup seluruh umat manusia, hanya terjadi pada sebagian orang saja!?\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003ePenafsiran ini akan bertentangan dengan keseluruhan ayat itu sendiri. Karena kalau Kristus sudah mati dan bangkit untuk semua individu manusia, semuanya dituntut hidup bagi Kristus. Tentu saja bukan ini maksud Paulus. Karena konteksnya adalah bagi orang percaya.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003ePenafsiran ini juga akan bertentangan dengan Mat 1:21, yang mengatakan bahwa Yesus akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka. Begitu juga dengan Efesus 1:4 yang berbicara tentang pemilihan yang akan diselamatkan dalam Yesus Kristus. Kalau yang dipilih untuk diselamatkan dalam Yesus Kristus hanya sebagian, mengapa Yesus Kristus harus mati untuk semua orang?\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eUntuk mengerti dan bisa menafsirkan dengan benar kata 'semua' kita perlu melihat pengertian dari bahasa aslinya dan tentu saja konteksnya. \u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:italic;color:blue;\"\u003eArti dari Kata Semua\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eBandingkan juga dgn 1 Tim 2:3-4 yang juga menggunakan kata semua dengan konteks yang lebih baik.\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;color:darkred;\"\u003e3 Itulah yang baik dan yang berkenan kepada Allah, Juruselamat kita, 4 yang menghendaki \u003cspan style\u003d\"font-style:italic;\"\u003esupaya semua orang diselamatkan\u003c/span\u003e dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran.\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eBaik 2 Kor 5:15 maupun 1 Tim 2:4 kata 'semua' berasal dari akar kata \u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;\"\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:italic;\"\u003epas\u003c/span\u003e\u003c/span\u003e. Menurut salah satu lexicon yang terbaik, \u003cspan style\u003d\"font-style:italic;\"\u003eA Greek-English Lexicon of the New Testament and Other Early Christian Literature(BDAG)\u003c/span\u003e, kata ini bisa berarti keseluruhan individu atau \u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;\"\u003esemua jenis/golongan\u003c/span\u003e. \u003cbr /\u003eMembandingkan dengan konteks di dalam 2 Kor 5:15 maupun 1 Tim 2:1-4, serta membandingkan dengan konteks umum keseluruhan Alkitab, maka seharusnya kata semua bukan ditafsirkan di dalam pengertian 'semua individu' tapi lebih tepat kalau menggunakan pengertian yang kedua: semua jenis/golongan manusia.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003ePenafsiran ini juga akan lebih jelas waktu kita melihat Wahyu 7:9. \u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;color:darkred;\"\u003eKemudian dari pada itu aku melihat: sesungguhnya, suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa, berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba, memakai jubah putih dan memegang daun-daun palem di tangan mereka.\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eBukan semua manusia yang akan diselamatkan dalam Kristus, tapi semua jenis/golongan manusia, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;\"\u003eJadi, Yesus Kristus mati dan bangkit untuk semua jenis/golongan manusia, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa\u003c/span\u003e.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:italic;color:blue;\"\u003eApa artinya buat kita?\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003ePenekanan Paulus akan kematian dan kebangkitan Kristus harusnya merubah hidup orang percaya. Kita seharusnya tidak lagi hidup bagi diri sendiri, tetapi untuk Dia yang telah mati dan bangkit untuk kita. Mengapa kita harus hidup untuk Kristus? Bukankah hidup ini milik kita?\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eHidup ini bukan milik kita. Kita tidak mencipta diri kita sendiri, tidak lahir sendiri, tidak bisa memilih orang tua kita, bahkan fisik kitapun tidak bisa kita pilih. Yang bisa kita pilih itu berbuat dosa dan mengakibatkan kematian. Kita milik Kristus, karena Dia yang mencipta kita. Waktu kita berdosa, Dia menebus kita dan memimpin hidup kita. Maka respon kita yang seharusnya, hidup bagi Dia yang sudah mati dan bangkit untuk kita dengan terus menceritakan dan membagikan Yesus Kristus bagi semua jenis/golongan manusia, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa. \u003cspan style\u003d\"font-style:italic;\"\u003eSoli Deo Gloria\u003c/span\u003e.\u003cdiv class\u003d\"blogger-post-footer\"\u003e\"Puaslah dengan semua pemberian TUHAN, sedikit atau banyak, itu berlimpah\"\n(Ronald Oroh)\u003cimg width\u003d'1' height\u003d'1' src\u003d'https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425120589582985359-4368609838796429758?l\u003droielministry.org' alt\u003d'' /\u003e\u003c/div\u003e"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http://roielministry.org/feeds/4368609838796429758/comments/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2009/04/yesus-kristus-untuk-semua-orang.html#comment-form","title":"1 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/4368609838796429758"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/4368609838796429758"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2009/04/yesus-kristus-untuk-semua-orang.html","title":"Yesus Kristus Untuk Semua Orang?"}],"author":[{"name":{"$t":"Baron Arthur"},"uri":{"$t":"http://www.blogger.com/profile/15824180828290877068"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$extendedProperty":{"xmlns$gd":"http://schemas.google.com/g/2005","name":"OpenSocialUserId","value":"02812679502024524256"}}],"thr$total":{"xmlns$thr":"http://purl.org/syndication/thread/1.0","$t":"1"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-8425120589582985359.post-5851909153947791899"},"published":{"$t":"2009-04-12T14:37:00.005+07:00"},"updated":{"$t":"2009-04-12T16:08:04.409+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Lukas 24"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Lukas"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Paskah"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kristologi"}],"title":{"type":"text","$t":"Bangkit? Gak Mungkin!"},"content":{"type":"html","$t":"\u003cbr/\u003eBagi orang-orang yang percaya kepada Yesus Kristus, kebangkitan sudah menjadi suatu kepastian dan tidak perlu dipertanyakan lagi. Tapi, ketika ingin menyaksikan kebangkitan kepada orang-orang di sekitar kita, soal kebangkitan menjadi sesuatu yang sangat sulit. Siapa yang bisa percaya tentang kebangkitan? Peristiwa kebangkitan menjadi sesuatu yang susah dipercaya...\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003ccenter\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;color:darkred;\"\u003e5 Mereka sangat ketakutan dan menundukkan kepala, tetapi kedua orang itu berkata kepada mereka: \"Mengapa kamu mencari Dia yang hidup, di antara orang mati? 6 Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, ketika Ia masih di Galilea, 7 yaitu bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada hari yang ketiga.\"\u003cbr /\u003eLukas 24:5-7\u003c/span\u003e\u003c/center\u003e\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eJika kita membandingkan versi Matius, Markus, Lukas dan Yohanes tentang kebangkitan Yesus Kristus, maka kita pasti akan mengambil kesimpulan bahwa kebangkitan sulit untuk dipercaya. Sekalipun oleh murid-murid yang pernah melihat orang mati dibangkitkan oleh guru mereka.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eMurid-murid sudah diberitahukan berkali-kali tentang kematian dan kebangkitan Yesus Kristus, mereka juga bahkan bukan cuma sekali melihat orang mati dibangkitkan, tetapi tetap saja mereka tidak mengerti dan tidak percaya bahwa Yesus Kristus sudah bangkit sampai malaikat dan Tuhan Yesus sendiri yang menampakkan diri kepada mereka.\u003cbr /\u003eItu sebabnya di zaman ini kalau kita mengharapkan orang-orang bisa percaya kepada kebangkitan Yesus Kristus sepertinya mustahil. Apalagi bertemu dengan orang-orang seperti Tomas yang harus melihat dulu baru percaya.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eTetapi kenapa kita yang tidak melihat, tidak ada malaikat yang datang kepada kita dan bahkan Tuhan Yesus yang datang menampakkan diri, tapi tetap bisa percaya? Ini namanya anugerah. Kita tidak mungkin percaya akan kebangkitan Yesus Kristus, yang tahu itu kebenaranpun sengaja menutupinya (bnd. Mat 24:62-15 imam-imam kepala dan orang-orang Farisi tahu tentang kebangkitan Kristus). \u003cbr /\u003eKita bisa percaya karena pekerjaan Roh Kudus yang menganugerahkan iman membuat kita bisa percaya kesaksian para Rasul dan beriman kepada Yesus Kristus yang mati dan bangkit untuk menebus dosa-dosa kita. Nubuat kematian dan kebangkitan-Nya bisa kita percaya, begitu juga dengan peristiwa kematian dan kebangkitan-Nya.\u003cbr /\u003eKita termasuk orang-orang yang berbahagia karena tidak melihat, namun percaya (Yoh 19:29).\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003ePertanyaan selanjutnya, kalau berbahagia bisa percaya, terus kenapa? Apa yang harus dilakukan? Perempuan2 yang bertemu dengan malaikat dalam Luk 24, ketika mengerti dan percaya langsung menceritakan kepada murid-murid, yang menganggap cerita itu omong kosong dan mereka tidak percaya kepada perempuan-perempuan itu (Luk 24:10-11). Tapi, memang itu respon yang harus dilakukan; menceritakan tentang kebangkitan Yesus Kristus kepada orang yang tidak percaya dan yang akan menganggapnya omong kosong. Kesaksian yang sia-sia? Tidak! Karena akan ada pekerjaan dari Allah Roh Kudus kepada umat pilihan-Nya, membuat kesaksian yang kelihatannya omong kosong dan sulit dipercaya bisa dimengerti dan bahkan percaya akan kabar baik.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003ePaskah itu kelihatan omong kosong tapi kenyataan. Tidak mungkin tapi terjadi. Yang kelihatan omong kosong dan tidak mungkin terjadi ternyata punya dampak sangat besar bagi hidup manusia. Kebangkitan bukan hanya memberikan jaminan akan kebangkitan dan hidup kekal. Tapi kebangkitan juga mempunyai kekuatan yang mematikan; mematikan maut dan dosa. Karena maut sudah dikalahkan, dan dosa tidak bisa lagi membawa orang pilihan kepada kematian kekal. Jika Yesus Kristus pernah mati dan bangkit, maka tubuh kita yang akan mati ada jaminan akan bangkit. Jika Yesus Kristus sudah mati dan bangkit mengalahkan kuasa dosa, maka kita ada jaminan untuk bisa mengalahkan dosa.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eBerbahagialah orang-orang yang percaya akan kebangkitan Yesus Kristus sekalipun tidak melihat. Hidupnya diubahkan dengan kuasa kebangkitan yang mengalahkan Iblis, maut dan dosa. Yang bisa terus menyaksikan kebangkitan-Nya, berperang melawan dosa, dan punya pengharapan akan kebangkitan tubuh waktu Kristus datang kedua kali. Kematian bukan lagi sesuatu yang mengahalangi, menyakitkan dan menakutkan, sengat maut sudah dipatahkan oleh kebangkitan Tuhan Yesus. Hidup sementara ini bukan untuk kematian tapi untuk hidup yang kekal. Selamat Paskah..\u003cdiv class\u003d\"blogger-post-footer\"\u003e\"Puaslah dengan semua pemberian TUHAN, sedikit atau banyak, itu berlimpah\"\n(Ronald Oroh)\u003cimg width\u003d'1' height\u003d'1' src\u003d'https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425120589582985359-5851909153947791899?l\u003droielministry.org' alt\u003d'' /\u003e\u003c/div\u003e"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http://roielministry.org/feeds/5851909153947791899/comments/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2009/04/bangkit-gak-mungkin.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/5851909153947791899"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/5851909153947791899"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2009/04/bangkit-gak-mungkin.html","title":"Bangkit? Gak Mungkin!"}],"author":[{"name":{"$t":"Baron Arthur"},"uri":{"$t":"http://www.blogger.com/profile/15824180828290877068"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$extendedProperty":{"xmlns$gd":"http://schemas.google.com/g/2005","name":"OpenSocialUserId","value":"02812679502024524256"}}],"thr$total":{"xmlns$thr":"http://purl.org/syndication/thread/1.0","$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-8425120589582985359.post-3582128760906071476"},"published":{"$t":"2009-04-10T15:01:00.005+07:00"},"updated":{"$t":"2009-04-10T19:28:05.090+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Matius 26"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Matius"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kristologi"}],"title":{"type":"text","$t":"Jika Yesus Kristus Tidak Mati"},"content":{"type":"html","$t":"Apa yang akan terjadi jika Yesus Kristus tidak pernah mati? Apa pengaruhnya terhadap hidup umat manusia? Bagi sebagian orang, hal ini merupakan pertanyaan bodoh. Tapi bagi sebagian orang lain di dunia ini, hal ini adalah kenyataan dan realita. Apa artinya bagi orang yang percaya kepada Yesus Kristus dan bagi orang yang tidak percaya akan kematian-Nya?\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003ccenter\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;color:darkred;\"\u003eMaka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya:\"Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.\"\u003cbr /\u003eMatius 26:39\u003c/span\u003e\u003c/center\u003e\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003ePergumulan Tuhan Yesus di taman Getsemani sepertinya memberikan ruang kemungkinan untuk tidak meminum cawan yang harus diminum. Cawan itu adalah murka Allah untuk menghukum dosa umat pilihan-Nya. Bagaimana kalau Yesus Kristus sebenarnya tidak meminumnya atau tidak mati di kayu salib?\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:italic;color:blue;\"\u003e1. Penipuan Para Rasul\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eKalau Yesus Kristus tidak jadi mati maka tidak ada murid2 yang akan menceritakan kematian dan kebangkitan. Tetapi kalaupun tetap ada kesaksian tentang kematian Yesus Kristus, maka ini adalah suatu penipuan. Penipuan ini bukan sembarang penipuan. Penipuan yang menyatakan kematian Tuhan Yesus yang dilakukan oleh murid2-Nya membawa konsekuensi dan pengorbanan yang sangat besar. Karena murid-murid dan jemaat mula-mula rela dianiaya dan dibunuh demi untuk konspirasi penipuan!? Begitu juga dengan mereka yang percaya pada kematian Yesus Kristus untuk mewakili menanggung dosa umat pilihan-Nya.\u003cbr /\u003ePenipuan inipun akan menyeret kepada penipuan selanjutnya bahwa Yesus Kristus sudah bangkit.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:italic;color:blue;\"\u003e2. Penipuan Para Nabi\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eKalau Yesus Kristus tidak mati, maka nabi-nabi dalam Perjanjian Lama juga ikut menipu. Karena mereka sudah menubuatkan bahwa sang Messias harus menderita dan mati. Atau kalau nubuat mereka benar dan masih harus menunggu Messias yang sejati, maka Yesus Kristus yang menjadi penipu dengan mengakui bahwa Ia-lah sang Messias. Sampai kapan akan menunggu sang Messias yang bisa menggenapi semua nubuat seperti Yesus Kristus?\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:italic;color:blue;\"\u003e3. Simbol dan Perayaan\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eKalau Yesus Kristus tidak mati, maka semua simbol dan perayaan yang menunjuk kepada Yesus Kristus dan harusnya digenapi oleh kematian Yesus Kristus harus terus dilakukan dan tidak boleh berhenti. Semua jenis korban, persembahan dan perayaan yang ada dalam Perjanjian Lama harus dilakukan persis sampai detil-detilnya jika ingin mengikuti kepercayaan seperti yang diajarkan dalam Perjanjian Lama.\u003cbr /\u003eTermasuk juga harus pergi ke Yerusalem bukan untuk wisata rohani, tapi beribadah dan mempersembahkan korban setiap tahun.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:italic;color:blue;\"\u003e4. Tanggung Dosa sendiri-sendiri\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eKonsekuensi selanjutnya, setiap manusia harus menanggung dosanya sendiri-sendiri. Artinya semua manusia harus bersiap menanggung dosa sekecil apapun harus dihukum dan itu setimpal dengan kematian. Ujung-ujungnya pasti akan masuk neraka, karena manusia tidak akan terhindar dari dosa. Dosa sekecil apapun akan mencmari keseluruhan hidup seorang manusia dan berakibat kepada penghukuman di neraka pada akhirnya.\u003cbr /\u003eTetapi manusia akan terus berusaha dengan perbuatannya dan kepercayaannya untuk berusaha membenarkan dirinya dan menutup dosanya tapi tanpa kepastian akan pembenaran itu sendiri. Logika yang aneh! Dosa harus dibayar dengan hukuman dan bukan dengan perbuatan baik! \u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;\"\u003eKalau betul dosa bisa dihapus dengan perbuatan baik, sementara satu kali berdosa harusnya membawa kepada kematian, maka berapa banyak perbuatan baik untuk melepaskan dari kematian?\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:italic;color:blue;\"\u003e5. Penderitaan dan Kematian menjadi sesuatu yang menakutkan\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eJikalau Yesus Kristus tidak pernah mengalami penderitaan dan kematian yang mengerikan, maka penderitaan dan kematian manusia menjadi sesuatu yang sangat mengerikan. Itu sebabnya manusia sering terkejut dengan berbagai musibah dan bencana yang mengerikan, karena tidak melihat ada yang pernah mengalami lebih sulit dan menaklukkan kematian itu sendiri. \u003cbr /\u003eBerbeda dengan mereka yang percaya kepada Yesus Kristus yang sudah mengalami dan melalui penderitaan dan kematian yang mengerikan.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eBersyukur kalau di Taman Getsemani kesimpulannya adalah \"jadilah kehendak-Mu\" maka Yesus Kristus-pun ditangkap, dianiaya, menderita dan mati di kayu salib menanggung dosa-dosa umat-Nya. Kematian yang menggenapi nubuat. Kematian yang menggenapi rencana Allah Bapa. Kematian yang memberikan pengharapan. Kematian yang membebaskan umat-Nya...\u003cdiv class\u003d\"blogger-post-footer\"\u003e\"Puaslah dengan semua pemberian TUHAN, sedikit atau banyak, itu berlimpah\"\n(Ronald Oroh)\u003cimg width\u003d'1' height\u003d'1' src\u003d'https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425120589582985359-3582128760906071476?l\u003droielministry.org' alt\u003d'' /\u003e\u003c/div\u003e"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http://roielministry.org/feeds/3582128760906071476/comments/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2009/04/jika-yesus-kristus-tidak-mati.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/3582128760906071476"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/3582128760906071476"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2009/04/jika-yesus-kristus-tidak-mati.html","title":"Jika Yesus Kristus Tidak Mati"}],"author":[{"name":{"$t":"Baron Arthur"},"uri":{"$t":"http://www.blogger.com/profile/15824180828290877068"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$extendedProperty":{"xmlns$gd":"http://schemas.google.com/g/2005","name":"OpenSocialUserId","value":"02812679502024524256"}}],"thr$total":{"xmlns$thr":"http://purl.org/syndication/thread/1.0","$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-8425120589582985359.post-990347281640789859"},"published":{"$t":"2009-01-01T01:11:00.001+07:00"},"updated":{"$t":"2009-01-01T01:11:01.108+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Ratapan 3"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Ratapan"}],"title":{"type":"text","$t":"Tahun Baru???"},"content":{"type":"html","$t":"Selalu heran setiap tahun baru. Heran karena banyak orang merayakan dan menunggu detik2 pergantian tahun dengan harapan2 kosong dan kegembiraan yang tanpa dasar. padahal tidak ada yang baru sebenarnya, hanya perubahan detik dan berakibat pada pergantian menit, jam, hari dan tahun.. Apa yang spesial sampai harus dirayakan dengan meriah???\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003ccenter\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;color:darkred;\"\u003e21 Tetapi hal-hal inilah yang kuperhatikan, oleh sebab itu aku akan berharap: 22 Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, 23 selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!\u003cbr /\u003eRatapan 3:21-23\u003c/span\u003e\u003c/center\u003e\u003cbr /\u003eKitab Ratapan adalah salah satu kitab terindah dan tersulit secara sastranya yang ada di didalam Alkitab. Karena kitab Ratapan dari awal sampai akhir dibuat dalam bentuk \u003cspan style\u003d\"font-style:italic;\"\u003eacrostic\u003c/span\u003e abjad Ibrani secara berurutan. Itu sebabnya kalau melihat kitab Ratapan, jumlah pasalnya sama banyak, kecuali pasal 3 yang jumlahnya tiga kali lipat. Bagaimana cara bikinnya ya???\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eTapi orang bisa salah berpikir kalau Ratapan isinya hanya ratapan semua. Justru pusat dari kitab ratapan ada di dalam pasal 3, yang jumlahnya tiga kali lebih banyak dari pasal lainnya. Ternyata di ayat 21-23 bukan meratap, tapi bersyukur!\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:italic;color:blue;\"\u003eBerharap\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eDalam keadaan Yerusalem yang sudah hancur, mereka kehilangan semuanya, tidak ada tembok, orang-orang pilihan sudah dibawa ke pembuangan di Babel, mayat bergelimpangan di mana2 dan bahkan mereka sedang berada dalam kelaparan, sampai ibu2 ada kemungkinan memasak bayinya sendiri (Rat 2:20; 4:10). Nabi2 palsu telah menyesatkan mereka dengan penglihatan2 dan mimpi2  palsu. Apa yang bisa diharapkan lagi? \u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eMereka berada dalam krisis yang terlalu sulit dan terlalu berat untuk ditanggung. Allah sendiri yang mengangkat tangan melawan mereka. Apa yang bisa diharapkan ditengah penghukuman seperti itu? dan kepada siapa mereka harus berharap? Berharap dengan adanya tahun baru, maka keadaan akan menjadi lebih baik dan jadi baru?\u003cbr /\u003eBukankah dalam keadaan yang sulit, hari yang baru hanya akan menjadi beban yang baru!?\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eTentu saja pengharapannya kepada Allah bukan kepada keadaan yang berubah, karena keadaan yang berubah tidak akan merubah apa2, kecuali dosa yang tambah banyak.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:italic;color:blue;\"\u003eKebaikan dan Belas Kasihan Tuhan\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eYang seharusnya diharapkan adalah kebaikan dan belas kasihan Tuhan. Hidup ini sebenarnya hanyalah anugerah karena kebaikan dan belas kasihan Tuhan. Itu sebabnya dalam krisis dan keadaan yang sulit, penulis Ratapan hanya melihat kepada Tuhan yang baik dan selalu berbelas kasihan kepada umat-Nya.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eSulit untuk bisa percaya seperti ini dalam keadaan seperti yang dialami Israel waktu itu. Tapi ini namanya iman yang sejati, berharap kepada Allah yang Baik dan berbelas kasihan dan bukan kepada tahun yang berubah, tapi tidak bisa melakukan apa2. \u003cbr /\u003eDalam keadaan yang terlalu sulit, penulis kitab Ratapan tetap percaya kepada kebaikan dan belas kasihan Tuhan yang tak berkesudahan. Krisis dan kesulitan yang mereka alami waktu itu, pasti ada kesudahannya. Tapi kebaikan dan belas kasihan Allah tidak akan berkesudahan. Ia adalah Allah yang tidak akan meninggalkan umat-Nya, semuanya diijinkan terjadi untuk mendidik umat-Nya agar setia.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:italic;color:blue;\"\u003ePerayaan Setiap Hari\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eSelanjutnya di ayat 23 penulis Ratapan berbicara tentang selalu baru setiap pagi. Pemberian yang baru setiap hari, bukan hanya tunggu tahun berganti maka kita bisa merayakan ada sesuatu yang baru lagi, atau bergantung musim2. Dalam Ratapan justru berbicara barunya setiap pagi. \u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eSesungguhnya setiap hari, Tuhan terus memberikan belas kasihan dan kebaikan yang baru kepada kita umat-Nya. Tapi kita sering tidak melihatnya karena menganggapnya sudah biasa dan wajar dan hati kita memikirkan lebih banyak lagi hal yang baru menurut keinginan kita. Itu sebabnya kita sulit merayakannya setiap hari, perlu tunggu satu tahun dulu, diakumulasikan semuanya baru merayakan! apanya yang dirayakan? Ga tau juga! Kan malam tahun baru, dari dulu juga semua merayakannya dengan kegembiraan dan harapan!!!???\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eBerbahagialah orang-orang yang bisa merayakan kebaikan dan belas kasihan Tuhan setiap hari.. Karena kasih setia Tuhan selalu baru setiap pagi. \u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;\"\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:italic;color;darkred;\"\u003eGreat is your faithfulness, O Lord!\u003c/span\u003e\u003c/span\u003e.\u003cdiv class\u003d\"blogger-post-footer\"\u003e\"Puaslah dengan semua pemberian TUHAN, sedikit atau banyak, itu berlimpah\"\n(Ronald Oroh)\u003cimg width\u003d'1' height\u003d'1' src\u003d'https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425120589582985359-990347281640789859?l\u003droielministry.org' alt\u003d'' /\u003e\u003c/div\u003e"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http://roielministry.org/feeds/990347281640789859/comments/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2009/01/tahun-baru.html#comment-form","title":"4 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/990347281640789859"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/990347281640789859"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2009/01/tahun-baru.html","title":"Tahun Baru???"}],"author":[{"name":{"$t":"Baron Arthur"},"uri":{"$t":"http://www.blogger.com/profile/15824180828290877068"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$extendedProperty":{"xmlns$gd":"http://schemas.google.com/g/2005","name":"OpenSocialUserId","value":"02812679502024524256"}}],"thr$total":{"xmlns$thr":"http://purl.org/syndication/thread/1.0","$t":"4"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-8425120589582985359.post-7511368891908841812"},"published":{"$t":"2008-12-30T13:06:00.003+07:00"},"updated":{"$t":"2008-12-31T21:35:19.233+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Yesaya 9"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Yesaya"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Natal"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Yesaya 9:5"}],"title":{"type":"text","$t":"Bukan Sembarang Raja"},"content":{"type":"html","$t":"Sebentar lagi Indonesia mau Pemilu dan pemilihan presiden. Sebenarnya, yang dibutuhkan oleh Indonesia bukan presiden, tapi Raja. Eiiits.. tunggu dulu, bukan raja2 boneka seperti di beberapa negara di dunia. Yang dibutuhkan adalah raja yang berkuasa mutlak, bijaksana dengan kemampuan yang luar biasa dan yang tidak perlu diganti2 dan dipilih-pilih terus. Masalahnya, ada ga raja seperti ini???\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003ccenter\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;color:darkred;\"\u003e5 Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: \u003cspan style\u003d\"font-style:italic;color:blue;\"\u003ePenasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai\u003c/span\u003e.\u003cbr /\u003eYesaya 9:5\u003c/span\u003e\u003c/center\u003e\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:italic;color:blue;\"\u003eJadilah Kehendak-Mu\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eRaja yang datang ke dunia menjadi manusia, ternyata bukan hanya sekedar raja yang perlu bergantung kepada pemimpin-pemimpin lainnya untuk menghasilkan keputusan yang baik dan bijaksana. Sang Raja ini ternyata juga adalah \u003cspan style\u003d\"font-style:italic;color:darkred;\"\u003ePenasihat Ajaib (pele yoets)\u003c/span\u003e.\u003cbr /\u003eKalau raja butuh beberapa penasihat untuk bisa mengambil keputusan yang baik, maka Sang Raja ini merangkap fungsi penasihat, dan bahkan Ia adalah penasihat yang luar biasa, jauh melebihi penasihat2 yang pernah ada (Rom 11:33-34).\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eEnak banget kalau punya pemimpin seperti ini. Tidak pernah ada keputusan yang salah, dan semuanya untuk kebaikan umat-Nya (Rom 8:28). Respon kita seharusnya hanyalah, jadilah kehendak-Mu! Yup, susah banget! Butuh anugerah dan iman untuk percaya dan mengikuti kehendak-Nya.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:italic;color:blue;\"\u003ePerang Yuk!\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eSang Raja bukan hanya seorang pemimpin yang memerintah dan meminta umat-Nya untuk melakukan kehendak-Nya. Ia ternyata ikut berperang, dan bahkan yang memimpin umat-Nya dalam peperangan. Itu sebabnya, Ia disebut orang sebagai \u003cspan style\u003d\"font-style:italic;color:darkred;\"\u003eAllah yang Perkasa (El Gibor)\u003c/span\u003e, Allah yang berperang dengan hebatnya.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eKonsep berperang agak aneh bagi kita sekarang ini, karena menginginkan kedamaian dan keamanan. Tapi kalau baca Alkitab dari PL sampai PB, peperangan akan terus terjadi. Tapi jangan salah, peperangan kita bukan seperti Amerika atau Israel. Dari PL, peperangan yang sebenarnya adalah melawan dosa.  Dan Allah yang memimpin dalam setiap peperangan.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eKedatangan Yesus Kristus ke dunia untuk berperang melawan dosa, dan Ia menang dengan kematian dan kebangkitan-Nya. Ia bukan datang menjadi raja Israel dan berperang melawan Romawi yang berkuasa waktu itu. Tapi, Ia datang berperang dan mengalahkan iblis, dosa dan kematian.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eItu sebabnya, Natal yang pertama di Betlehem bukan hanya Malam Kudus, sunyi senyap. Tapi, ada ratapan dan tangisan karena pembunuhan (Mat 2:16-18). Sejak kedatangan-Nya ke dunia, sang Raja sudah harus berperang melawan dosa dan kejahatan di bumi.\u003cbr /\u003eKalau kita punya raja seperti itu, yang bisa berperang dan yang memimpin umat-Nya, maka respon kita seharusnya, \"perang yuk!\"\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:italic;color:blue;\"\u003ePemimpin Selamanya\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eTerus terang membosankan kalau setiap empat atau lima tahun ganti2 pemimpin. Bukan hanya karena salah pilih terus, tapi memang ga ada pilihan yang baik. Semua pemimpin mempromosikan dirinya sebagai yang hebat dan membuat perubahan. Kenyataannya, berubah sih! Tapi, lebih buruk.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eSang Raja yang datang ke dunia ini berbeda. Ia menjadi pemimpin sampai selama-lamanya. Dalam Yes 9:5, kata \u003cspan style\u003d\"font-style:italic;color:darkred;\"\u003eabiyad\u003c/span\u003e suka diterjemahkan sebagai \u003cspan style\u003d\"font-style:italic;color:darkred;\"\u003eBapa yang Kekal (Eternal Father)\u003c/span\u003e. Karena kata ini hanya muncul satu kali, dan berawalan \u003cspan style\u003d\"font-style:italic;\"\u003eab\u003c/span\u003e, maka biasanya langsung disimpulkan artinya sebagai Bapa. Padahal kata \u003cspan style\u003d\"font-style:italic;\"\u003eab\u003c/span\u003e, bisa mempunyai beberapa pengertian, salah satunya adalah pemimpin.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eSaya menafsirkan kata \u003cspan style\u003d\"font-style:italic;\"\u003eabiyad\u003c/span\u003e sebagai \u003cspan style\u003d\"font-style:italic;color:darkred;\"\u003epemimpin yang kekal\u003c/span\u003e, karena lebih sesuai konteks dalam Yesaya 9, yang berbicara tentang kepemimpinan. \u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003ePunya pemimpin dan raja sampai selama-lamanya itu enak, karena program2 pasti akan berkesinambungan dan tidak berubah2. Sudah dalam satu paket dari kekekalan. Enak kan!?\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:italic;color:blue;\"\u003eDamai yang Sejati\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eTerakhir, Ia disebut orang sebagai \u003cspan style\u003d\"font-style:italic;color:darkred;\"\u003eRaja (Pangeran) Damai Sejahtera (sar syalom)\u003c/span\u003e. Ia datang membawa kedamaian yang sejati. Bukan damai dalam pengertian tidak ada perang, tidak ada masalah dan kesulitan. Tapi damai sejahtera yang sejati, kita dibawa kembali dalam relasi yang harmonis dengan Allah Bapa, kita dibebaskan dari dosa dan segala tuduhan dan ketakutan akan hukumannya, serta disertai dan dipimpin dalam segala keadaan. Damai sejahtera seperti inilah yang diberikan oleh Yesus Kristus yang datang sebagai Raja.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eDamai sejati yang dicari oleh manusia tidak bisa diberikan oleh dunia ini dengan tidak ada peperangan, terjamin secara materi, dan semua pengharapan palsu yang ditawarkan. Karena damai yang ditawarkan oleh dunia hanya sementara dan sesaat, sesudah itu hilang tak berbekas. \u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eBerbeda dengan damai yang diberikan oleh Raja diatas segala Raja. Ia akan memimpin umat-Nya dalam segala keadaan, termasuk peperangan dan permasalahan, tapi umat-Nya tetap merasakan damai sejahtera.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eBerbahagialah orang yang percaya dan dipimpin oleh Sang Raja Sejati, karena Ia bukan sembarang Raja. Raja diatas segala raja. \u003cspan style\u003d\"font-style:italic;\"\u003eSoli Deo Gloria\u003c/span\u003e.\u003cdiv class\u003d\"blogger-post-footer\"\u003e\"Puaslah dengan semua pemberian TUHAN, sedikit atau banyak, itu berlimpah\"\n(Ronald Oroh)\u003cimg width\u003d'1' height\u003d'1' src\u003d'https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425120589582985359-7511368891908841812?l\u003droielministry.org' alt\u003d'' /\u003e\u003c/div\u003e"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http://roielministry.org/feeds/7511368891908841812/comments/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2008/12/bukan-sembarang-raja.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/7511368891908841812"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/7511368891908841812"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2008/12/bukan-sembarang-raja.html","title":"Bukan Sembarang Raja"}],"author":[{"name":{"$t":"Baron Arthur"},"uri":{"$t":"http://www.blogger.com/profile/15824180828290877068"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$extendedProperty":{"xmlns$gd":"http://schemas.google.com/g/2005","name":"OpenSocialUserId","value":"02812679502024524256"}}],"thr$total":{"xmlns$thr":"http://purl.org/syndication/thread/1.0","$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-8425120589582985359.post-4096903163188127456"},"published":{"$t":"2008-12-18T09:17:00.002+07:00"},"updated":{"$t":"2008-12-18T09:59:42.415+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Yesaya 9"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Yesaya"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Natal"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Yesaya 9:5"}],"title":{"type":"text","$t":"Kerajaan Sorga Datang"},"content":{"type":"html","$t":"Di zaman sekarang ini, umumnya raja bukan lagi suatu posisi yang dianggap berkuasa dalam pemerintahan. Di negara-negara kerajaan sekalipun biasanya perdana menteri yang menjadi pemimpin yang berkuasa. Seorang raja hanya menjadi simbol, sekalipun tetap dihormati. Lihatlah di Inggris, Spanyol, ataupun Thailand.\u003cbr /\u003eBerbeda dengan raja zaman dulu yang betul-betul berkuasa penuh dalam pemerintahan.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003ccenter\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;color:darkred;\"\u003e5 Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; \u003cspan style\u003d\"font-style:italic;color:blue;\"\u003elambang pemerintahan ada di atas bahunya\u003c/span\u003e, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.\u003cbr /\u003eYesaya 9:5\u003c/span\u003e\u003c/center\u003e\u003cbr /\u003eKebanyakan orang percaya merayakan Natal hanya melihat Yesus Kristus sebagai Juruselamat. Maksudnya, hanya melihat Tuhan Yesus datang untuk menyelamatkan umat-Nya. Padahal kedatangan Tuhan Yesus mempunyai pengertian yang lebih luas dan lebih dalam dibandingkan dengan hanya memberikan anugerah keselamatan. Dia datang untuk menjadi Raja. Bukan sembarang Raja, tapi Raja yang membawa Kerajaan Sorga hadir dalam dunia.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;color:blue;\"\u003ePemimpin yang Berkorban\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eYesaya mengatakan, \"\u003cspan style\u003d\"font-style:italic;color:blue;\"\u003elambang pemerintahan ada di atas bahunya\u003c/span\u003e.\" Yeus Kristus datang untuk memerintah milik kepunyaan-Nya. Ia datang untuk menebus umat-Nya, menyatakan pekerjaan baik yang harus dilakukan umat-Nya dan memimpin umat-Nya dengan kasih dan kehendak-Nya.\u003cbr /\u003eDitengah keterhilangan dan ketidakpastian hidup, kita memiliki pemimpin yang bukan hanya sekedar sok jadi penguasa, tapi betul-betul memimpin, memberikan contoh dalam menghadapi segala kesulitan dan melaksanakan kehendak Bapa.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eNatal bukan hanya sekedar bersyukur karena Tuhan sudah datang dan memulai rencana penebusan yang membuat kita dibebaskan dari dosa; Natal seharusnya membuat kita bersyukur karena Allah menjadi manusia, berada dekat dengan manusia dan memimpin manusia ke arah dan tujuan yang benar. Natal mengingatkan kita bahwa Allah kita bukan hanya seperti raja2 (atau presiden zaman sekarang ini) yang hanya duduk ditakhtanya dan memerintah seenak perutnya. Natal menunjukkan bahwa Raja di atas segala raja datang dalam segala kemiskinan dan kehinaan, merasakan kesulitan umat-Nya dan bahkan berkorban untuk umat-Nya.\u003cbr /\u003eRaja yang memimpin kita bukan hanya ngomong doang. Ia memimpin kita dengan pengorbanan dimulai dari kelahiran sampai kematiann-Nya.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eJadi, kalau kita mengatakan merayakan Natal tapi tidak mau dikoreksi, diperintah, mengikuti dan hidup dalam firman-Nya maka sesungguhnya kita tidak pernah menyambut kedatangan Yesus Kristus ke dunia. Ia datang sebagai Raja, harusnya kita tunduk kepada-Nya dalam segala aspek hidup kita.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;color:blue;\"\u003eKerajaan Sorga\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eBaik Yohanes Pembaptis maupun Yesus Kristus memulai pelayanan dengan berita yang sama, \"Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!\"\u003cbr /\u003eKerajaan Sorga itu betul-betul dinyatakan pada saat kematian dan Kebangkitan Tuhan Yesus. Berbeda dengan keinginan banyak orang bahwa Tuhan Yesus pergi ke Yerusalem seharusnya merebut kekuasaan dan menjadi Raja secara politik di Yerusalem. Ternyata Tuhan Yesus pergi ke Yerusalem untuk menjadi Raja dengan cara menderita dianiaya, mati dan bangkit. Kerajaan Sorga hadir dengan cara yang sulit dimengerti manusia, sama seperti kedatangan Sang Raja dengan kelahiran-Nya ditempat yang hina.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eKekuasaan dan kebesaran ternyata tidak hanya ditunjukkan dengan segala kemampuan, kekuatan dan kekayaan. Kerajaan Sorga dinyatakan dengan cara yang jauh sekali berbeda dengan pengharapan manusia kepada hal yang fana. Dimulai dari kehinaan,miskin, penderitaan dan penganiayaan dan bahkan kematian. Tapi justru menunjukkan dan berbuah kemuliaan dan keagungan yang tiada taranya.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eSemoga Natal membuat kita semakin kagum kepada Raja diatas segala raja, dan semakin tunduk kepada keputusan2-Nya yang berdasarkan keadilan dan kebenaran. Semoga dalam seluruh aspek hidup ini kita betul-betul bisa melihat Yesus Kristus betul2 menjadi Raja yang diagungkan, disembah, ditinggikan dan dimuliakan...\u003cbr /\u003eKarena Ia bukan hanya sekedar Pemimpin dan Raja, Ia juga Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Pemimpin yang Kekal, Pangeran Damai Sejahtera.\u003cdiv class\u003d\"blogger-post-footer\"\u003e\"Puaslah dengan semua pemberian TUHAN, sedikit atau banyak, itu berlimpah\"\n(Ronald Oroh)\u003cimg width\u003d'1' height\u003d'1' src\u003d'https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425120589582985359-4096903163188127456?l\u003droielministry.org' alt\u003d'' /\u003e\u003c/div\u003e"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http://roielministry.org/feeds/4096903163188127456/comments/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2008/12/kerajaan-sorga-datang.html#comment-form","title":"1 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/4096903163188127456"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/4096903163188127456"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2008/12/kerajaan-sorga-datang.html","title":"Kerajaan Sorga Datang"}],"author":[{"name":{"$t":"Baron Arthur"},"uri":{"$t":"http://www.blogger.com/profile/15824180828290877068"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$extendedProperty":{"xmlns$gd":"http://schemas.google.com/g/2005","name":"OpenSocialUserId","value":"02812679502024524256"}}],"thr$total":{"xmlns$thr":"http://purl.org/syndication/thread/1.0","$t":"1"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-8425120589582985359.post-9043732219789328707"},"published":{"$t":"2008-12-17T06:55:00.004+07:00"},"updated":{"$t":"2008-12-18T09:19:18.065+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Yesaya 9"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Yesaya"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Natal"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Yesaya 9:5"}],"title":{"type":"text","$t":"Merry Christmas or Clausmas?"},"content":{"type":"html","$t":"Kalau jalan-jalan di pusat2 perbelanjaan, maka kita akan melihat spirit Natal. Sayangnya itu bukan \u003cspan style\u003d\"font-style:italic;\"\u003eChristmas\u003c/span\u003e tapi \u003cspan style\u003d\"font-style:italic;\"\u003eClausmas\u003c/span\u003e. Karena yang menjadi pusat adalah berbagai hiasan Natal dan tokoh yang paling terkenal pada saat Natal adalah Santa Claus (ko bisa jadi Santa??, harusnya Satan Claus!)!!!?\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;\"\u003eMengapa si Claus jadi lebih terkenal dan lebih diharapkan daripada Yesus Kristus?\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003ccenter\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;color:darkred;\"\u003e5 Sebab \u003cspan style\u003d\"font-style:italic;color:blue;\"\u003eseorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita\u003c/span\u003e; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.\u003cbr /\u003eYesaya 9:5\u003c/span\u003e\u003c/center\u003e\u003cbr /\u003eSetidaknya ada 7 perbedaan antara \u003cspan style\u003d\"font-style:italic;\"\u003eChrist\u003c/span\u003e dan \u003cspan style\u003d\"font-style:italic;\"\u003eClaus\u003c/span\u003e.\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;color:blue;\"\u003e1. Anak Kecil vs Bapak2\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eYang diberikan sebagai Juruselamat dunia itu anak kecil, seorang anak. Siapa yang mau percaya kepada anak kecil yang lahir di Betlehem? Dunia butuh \u003cspan style\u003d\"font-style:italic;\"\u003esuperhero\u003c/span\u003e, tapi bukan anak2. Maunya yang dewasa dan berpengalaman. Padahal anak2 harusnya menerima tokoh sang anak juga dong? Tapi mungkin karena banyak anak2 bapak mereka ga beres, maka mereka butuh figur bapak.\u003cbr /\u003eTepat deh kalo ketemu dengan si Claus yang bapak2 berambut dan jenggot putih, yang sepertinya menawarkan cinta, bijaksana dan pengertian, meskipun bagi banyak orang kelihatan lucu dan goblok.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;color:blue;\"\u003e2. Lahir Miskin vs Kaya\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eAnak yang akan menyelamatkan dunia justru lahir dalam kemiskinan, tidak ada rumah untuk kelahirannya, hanya ada kandang binatang. Siapa yang mau mengikuti anak kecil yang miskin??? Kalo kaya, mungkin masih pikir2.\u003cbr /\u003eBeda dengan si Claus yang ga pernah lahir tapi tiba2 muncul dengan segala kekayaannya dari kutub utara, dan bahkan dengan kereta terbangnya yang lebih cepat dari jet pribadi. Wow! Ini yang dibutuhkan dunia dalam krisis global.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;color:blue;\"\u003e3. Mati (dan Bangkit) vs Ga ada matinya\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eAnak yang sebelum dilahirkan pun sudah dinubuatkan akan mati (dan bangkit). Kalau nanti akan mati, ogah ah. Dah miskin, menderita, dan cepat mati lagi. Siapa yang mau ikut?\u003cbr /\u003eBeda dengan si Claus yang ga ada matinya. Dari dulu sampai sekarang, tetap ada dan akan abadi, tidak ada perubahan sama sekali dan tidak akan bertambah tua. Ini yang diharapkan oleh manusia, ga ada matinya, hidup terus.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;color:blue;\"\u003e4. Dapat Hadiah vs Memberi Hadiah\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eSang Anak lahir, orang Majus datang memberikan hadiah. Jadi kalau ikut sang Anak, harus kasih kado dong ke anak itu???\u003cbr /\u003eKalau ikut si Claus beda, bukannya memberi eh malah dapat hadiah. Tinggal minta dan disebutkan, tiap tahun dia akan datang dan beri.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;color:blue;\"\u003e5. Semua Umur vs Untuk Anak2\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eSang Anak ternyata datang untuk semua umur, dari anak-anak (yang harus dibimbing oleh orang tua) sampai orang2 tua.\u003cbr /\u003eBeda dengan si Claus yang datang hanya untuk anak2. Kenapa? Karena yang bisa diboongin anak2 doang. Ko orang tuanya setuju? Habis orangtuanya bodoh sih sama suka boong juga sih!!? Makanya ketipu dan nipu anaknya sendiri..\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;color:blue;\"\u003e6. Memberi yang tidak diinginkan vs Memberi yang diinginkan\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eSang Anak memberikan apa yang tidak diinginkan manusia, yaitu dibebaskan dari dosa dan hidup kekal, tanpa peduli baik atau jahatnya manusia. Mana ada manusia yang baik??? Tapi mana mau manusia? Maunya terus berdosa mengikuti keinginan hatinya dan hidup di bumi ini, ga ada matinya.\u003cbr /\u003eSi Claus bisa nih kasih apa yang diinginkan manusia. Pokoknya apapun yang diinginkan akan diberikan, asalkan berlaku baik dan permintaannya bisa masuk dalam kaos kaki.. Ho..ho..ho..\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;color:blue;\"\u003e7. Ditolak vs Diterima\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eSang Anak datang kepada milik kepunyaan-Nya, tapi ditolak dan tidak diterima. Mana sanggup manusia menerima yang terlalu luar biasa, kalau tidak ada anugerah yang memampukan?\u003cbr /\u003eSementara si Claus akan terus diterima, karena manusia suka hidup dalam mimpi dan keinginannya yang sepertinya bisa dipuaskan dan diberi oleh si Claus, meskipun ia ga pernah beri apa2, tapi mimpi itu tetap ada dan memuaskan.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eSemoga salam natal dari banyak anak2 tidak berubah menjadi Merry Clausmas, meskipun bagi banyak anak2 sudah seperti itu dalam prakteknya.\u003cbr /\u003eMari kita melihat kepada sang Anak yang diberikan bagi kita, kelihatan miskin, hina, lahir dalam kekurangan, tapi Ia adalah Allah, Tuhan, Juruselamat dan Raja atas umat-Nya.\u003cdiv class\u003d\"blogger-post-footer\"\u003e\"Puaslah dengan semua pemberian TUHAN, sedikit atau banyak, itu berlimpah\"\n(Ronald Oroh)\u003cimg width\u003d'1' height\u003d'1' src\u003d'https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425120589582985359-9043732219789328707?l\u003droielministry.org' alt\u003d'' /\u003e\u003c/div\u003e"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http://roielministry.org/feeds/9043732219789328707/comments/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2008/12/merry-christmas-or-clausmas.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/9043732219789328707"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/9043732219789328707"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2008/12/merry-christmas-or-clausmas.html","title":"Merry Christmas or Clausmas?"}],"author":[{"name":{"$t":"Baron Arthur"},"uri":{"$t":"http://www.blogger.com/profile/15824180828290877068"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$extendedProperty":{"xmlns$gd":"http://schemas.google.com/g/2005","name":"OpenSocialUserId","value":"02812679502024524256"}}],"thr$total":{"xmlns$thr":"http://purl.org/syndication/thread/1.0","$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-8425120589582985359.post-2333085187454481874"},"published":{"$t":"2008-12-16T15:46:00.003+07:00"},"updated":{"$t":"2008-12-16T16:52:05.950+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Natal"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Lukas"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Lukas 1"}],"title":{"type":"text","$t":"Natal Yohanes Pembaptis atau Yesus?"},"content":{"type":"html","$t":"Natal untuk memperingati kelahiran Tuhan Yesus biasanya menjadi suatu perayaan yang penuh kemeriahan. Di seluruh bagian dunia yang merayakan Natal biasanya akan berlangsung meriah. Mungkin krisis global akan mengurangi sedikit kemeriahannya, tapi tetap saja kemeriahan tidak bisa dilepaskan dari Natal. Hari kelahiran soalnya.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eBetulkah kemeriahan Natal saat ini seperti Natal pertama yang di Betlehem? Jangan2 selama ini Natal yang terjadi di pegunungan Yehuda yang diikuti..\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003ccenter\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;color:darkred;\"\u003e57 Kemudian genaplah bulannya bagi Elisabet untuk bersalin dan iapun melahirkan seorang anak laki-laki. 58 Ketika tetangga-tetangganya serta sanak saudaranya mendengar, bahwa Tuhan telah menunjukkan rahmat-Nya yang begitu besar kepadanya, bersukacitalah mereka bersama-sama dengan dia.59 Maka datanglah mereka pada hari yang kedelapan untuk menyunatkan anak itu dan mereka hendak menamai dia Zakharia menurut nama bapanya,\u003cbr /\u003eLuk 1:57-59\u003c/span\u003e\u003c/center\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:italic;color:blue;\"\u003ePersamaan dan Perbedaan\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eMaksudnya Natal di pegunungan Yehuda adalah kelahiran Yohanes Pembaptis. Ada perbedaan signifikan antara kelahiran Yohanes dengan Yesus, meskipun ada juga beberapa persamaan.\u003cbr /\u003eKelahiran mereka sama-sama dimulai oleh pemberitahuan dari Malaikat Gabriel, dan sama2 terjadi peristiwa yang luar biasa, meskipun yang terjadi pada Maria lebih tidak mungkin dan hanya terjadi sekali.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003ePerbedaan utamanya adalah yang ikut merayakan kelahiran mereka. Yohanes dikunjungi oleh tetangga2 dan saudara2 dan mereka ikut bersukacita bersama-sama. Tuhan Yesus dirayakan oleh para malaikat di padang dan yang membuat para gembala datang ke Betlehem dan memuji Allah sedangkan orang2 yang diceritakan peristiwa malaikat dan kelahiran Yesus hanya terheran-heran. Apa karena bukan di Nazaret, jadi tidak ada tetangga dan saudara? Ataukah ada alasan lain kenapa kelahiran Yesus tidak semeriah Yohanes Pembaptis?\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eBegitu juga pada waktu hari kedelapan harus disunat dan diberi nama, Yohanes banyak dikunjungi orang, sedangkan Yesus hanya bertemu Simeon dan Hana yang bernubuat dan memuji Allah. \u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:italic;color:blue;\"\u003eKemeriahan \u003d Sukacita?\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eKelahiran Tuhan Yesus seharusnya memberikan sukacita yang besar kepada dunia, tetapi kelahirannya tidak ada yang merayakan dan bersukacita hanya para malaikat. Padahal sukacita itu bagi dunia.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eJangan-jangan ada yang salah dengan sukacita yang diharapkan, karena banyak orang bersukacita pada saat kelahiran Yohanes Pembaptis karena melihat rahmat-Nya yang besar. Sukacita karena apa? Sesuai dengan nama Yohanes, Tuhan itu baik. Jadi, sukacitanya karena kebaikan Tuhan. Bagaimana kalau Tuhan kelihatan tidak baik???\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eSedangkan sukacita kelahiran Yesus, dasarnya bukan hanya kebaikan Tuhan. Memang Tuhan baik karena mau datang menyelamatkan umat-Nya, tapi sukacita karena ada pembebasan dari dosa dan Tuhan datang sebagai Raja untuk memerintah umat-Nya yang tanpa gembala dan tidak menentu hidupnya.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eItu sebabnya Natal sekarang ini bukan dirayakan seperti kemeriahan ulang tahun yang merupakan praktek dari orang yang tidak mengenal Allah; tapi Natal dirayakan dengan sukacita karena penebus yang dijanjikan datang, dan penuh kekaguman atas karya Allah yang luar biasa.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eDunia selama ini hanya memanfaatkan Natal dengan segala kemeriahannya untuk mendapatkan keuntungan. Gerejapun tidak ketinggalan dengan berbagai perayaannya yang meriah dan menguras pikiran, waktu, tenaga dan uang. Semuanya ingin menawarkan makna Natal yang sejati. Pertanyaannya, betulkah ada makna Natal yang sejati dalam perayaan2 itu?\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:italic;color:blue;\"\u003eNatal dan Kesaksian\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eNatal sekarang ini seharusnya bukan diisi seperti kemeriahan didalam Natal (baca kelahiran)Yohanes Pembaptis, tetapi diisi dengan kesaksian tentang Kristus seperti yang dilakukan oleh para malaikat (Luk 2:9-14), gembala2 yang menceritakan tentang Yesus (Luk 2:17-18), begitu juga yang dilakukan oleh Simeon dan Hana yang memuliakan Allah dan menyaksikan Yesus (Luk 2:35-38).\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eNatal juga bukan hanya menyaksikan kebaikan Tuhan kepada manusia; ini hanya pendahuluan, sama seperti Yohanes Pembaptis yang mendahului Yesus Kristus. Natal yang sesungguhnya menyaksikan Tuhan yang menyelamatkan. Itu sebanya tidak perlu kemeriahan dan perayaan-perayaan palsu (atau KKR?) yang ditawarkan oleh gereja2 dan persekutuan2 demi untuk mendapatkan jemaat yang lebih banyak ataupun persembahan yang lebih banyak meskipun dimulut berbicara agar lebih banyak orang yang mendengarkan Injil!?\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eJika betul-betul mau merayakan Natal Yesus Kristus maka setiap hari (bukan hanya pada saat perayaan ataupun KKR) Yesus Kristus disaksikan kepada dunia. Lebih dari 90% yang datang ke perayaan Natal atau KKR adalah orang Kristen, tapi lebih dari 70% orang yang kita temui sehari2 adalah bukan orang yang percaya kepada Kristus (persen2an ini hanya perkiraan). Adakah Ia disaksikan dalam hidup kita sehari2? Adakah Natal Yesus Kristus diingat dan dirayakan? \u003cbr /\u003eJika betul Kristus disaksikan, maka kita akan melihat sukacita Natal yang sejati ketika umat Tuhan kembali kepada-Nya dan tunduk kepada Sang Raja... Semoga kita bisa melihat sukacita sejati yang ada di Betlehem waktu itu...\u003cdiv class\u003d\"blogger-post-footer\"\u003e\"Puaslah dengan semua pemberian TUHAN, sedikit atau banyak, itu berlimpah\"\n(Ronald Oroh)\u003cimg width\u003d'1' height\u003d'1' src\u003d'https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425120589582985359-2333085187454481874?l\u003droielministry.org' alt\u003d'' /\u003e\u003c/div\u003e"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http://roielministry.org/feeds/2333085187454481874/comments/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2008/12/natal-yohanes-pembaptis-atau-yesus.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/2333085187454481874"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/2333085187454481874"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2008/12/natal-yohanes-pembaptis-atau-yesus.html","title":"Natal Yohanes Pembaptis atau Yesus?"}],"author":[{"name":{"$t":"Baron Arthur"},"uri":{"$t":"http://www.blogger.com/profile/15824180828290877068"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$extendedProperty":{"xmlns$gd":"http://schemas.google.com/g/2005","name":"OpenSocialUserId","value":"02812679502024524256"}}],"thr$total":{"xmlns$thr":"http://purl.org/syndication/thread/1.0","$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-8425120589582985359.post-6039094588540900459"},"published":{"$t":"2008-12-01T06:18:00.003+07:00"},"updated":{"$t":"2008-12-01T06:18:01.013+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Lukas"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Lukas 17"}],"title":{"type":"text","$t":"Bersyukurlah"},"content":{"type":"html","$t":"Dalam keadaan krisis, biasanya rumah-rumah ibadah akan bertambah dengan orang-orang yang kelihatan lebih bersungguh2 ibadah. Motivasi untuk beribadah sulit untuk ditebak, karena hati manusia siapa yang tahu. Tetapi umumnya orang datang beribadah dan berdoa demi untuk mendapatkan berkat dari Pencipta. Seandainya semua keinginan dan permintaan mereka dikabulkan Tuhan, berapa banyak yang akan kembali dan bersyukur sama seperti waktu berdoa dan meminta?\u003cbr /\u003eSedikit sekali! Kebanyakan akan kembali lagi untuk meminta kebutuhan2 yang lain lagi. Beginikah hidup dari orang beriman?\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003ccenter\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;color:darkred;\"\u003e...15 Seorang dari mereka, ketika melihat bahwa ia telah sembuh, kembali sambil memuliakan Allah dengan suara nyaring, 16 lalu tersungkur di depan kaki Yesus dan mengucap syukur kepada-Nya. Orang itu adalah seorang Samaria. 17 Lalu Yesus berkata: \"Bukankah kesepuluh orang tadi semuanya telah menjadi tahir? Di manakah yang sembilan orang itu? 18 Tidak adakah di antara mereka yang kembali untuk memuliakan Allah selain dari pada orang asing ini?\"....\u003cbr /\u003eLuk 17:11-19\u003c/span\u003e\u003c/center\u003e\u003cbr /\u003eCerita dari Lukas ini sedikit aneh, karena sekali lagi berhubungan dengan orang Samaria yang disembuhkan dari kustanya, yang justru hanya sendirian kembali untuk mengucap syukur. Yang lebih aneh lagi, justru respon dari Tuhan Yesus, \u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;color:darkred;\"\u003e\"Bukankah kesepuluh orang tadi semuanya telah menjadi tahir? Di manakah yang sembilan orang itu? Tidak adakah di antara mereka yang kembali untuk memuliakan Allah selain dari pada orang asing ini?\"\u003c/span\u003e \u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eMengapa Tuhan Yesus menuntut 9 orang Yahudi yang disembuhkan dari kustanya untuk bersyukur dan memuliakan Allah? Seberapa pentingkah mengucap syukur dan memuliakan Allah?\u003cbr /\u003e \u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:italic;color:blue;\"\u003eMengapa Kita tidak Bersyukur?\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eAlkitab tidak menjelaskan kenapa 9 orang Yahudi yang sudah sembuh tidak kembali kepada Yesus untuk bersyukur. Kita bisa menebak ada banyak kemungkinan. Tapi yang lebih penting adalah bagaimana kita menjawab pertanyaan itu yang diaplikasikan kepada kita. Mengapa kita tidak bersyukur?\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eWaktu meminta kepada Tuhan, kita biasanya suka berkali2 dan pikiran kita hanya tertuju kepada apa yang menjadi tujuan dan permintaan kita. Begitu mendapatkannya, kita lupa dengan yang Sang Pemberi, karena tujuan kita memang hanya pada pemberian itu. Banyak orang terlalu sibuk dan bahagia(?) dengan pemberian Tuhan dan melupakan Sang Pemberi. Itulah sebabnya hanya sedikit yang betul2 kembali kepada Tuhan dan bersyukur. Orang yang betul2 bersyukur seharusnya memiliki keinginan dan intensitas yang sama seperti waktu meminta dan akan makin mengenal Sang Pemberi.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eSelain itu, kebanyakan orang lupa bersyukur karena memiliki keinginan yang lain lagi. Sesudah mendapatkan yang satu, biasanya dalam keserakahan dan ketidakpuasan, manusia menginginkan yang lain lagi dan yang dianggap lebih baik. Itulah sebabnya, sekalipun kembali kepada Tuhan, ternyata bukan untuk mengucap syukur yang menjadi tujuan, tapi justru permohonan dan permintaan yang baru. Kapan Bersyukur?\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:italic;color:blue;\"\u003eMengapa Bersyukur?\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eOrang yang bisa bersyukur biasanya adalah orang yang merasa tidak layak mendapatkan apa yang diberikan kepadanya. Misalnya orang Samaria yang sakit kusta itu. Sekalipun ia ikut berteriak kepada Yesus, seharusnya ia tahu tidak layak mendapatkan kesembuhan itu. Berbeda dengan orang2 Yahudi yang merasa berhak sebagai bangsa pilihan dan keturunan Abraham.\u003cbr /\u003eJika kita mengerti bahwa hidup seluruhnya adalah anugerah dan pemberian dari Allah yang kita tidak layak menerimanya, maka kita pasti akan bersyukur. Kita layaknya hidup dalam penderitaan, penganiayaan dan mati masuk neraka. Semua kesempatan dan berkat yang kita dapatkan adalah anugerah. Kenapa tidak bersyukur dan memuliakan Allah selama masih hidup? \u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eApalagi kalau Tuhan sudah memberikan banyak peristiwa luar biasa terjadi dalam hidup kita. Bukankah seharusnya kita lebih bersyukur lagi?\u003cbr /\u003eBiasanya dalam kesulitan2 dan krisis yang besar, ada banyak pekerjaan Tuhan yang luar biasa yang ditunjukkan Tuhan. Itu sebabnya dalam keadaan krisis sekalipun, selain bersyukur atas anugerah keselamatan dan pemeliharaan-Nya, kitapun memiliki kemungkinan untuk lebih bersyukur lagi melihat karya2 Tuhan yang luar biasa dalam sejarah. Jadi, tidak ada alasan untuk tidak bersyukur...\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eSelain itu, bersyukur akan membuat kita puas dan memuliakan Allah. Orang yang bersyukur akan melihat Tuhan sebagai Sang Pemberi dan akan belajar mempergunakan semua pemberian untuk menikmati dan memuliakan-Nya. Kepuasannya bukan hanya di dalam pemberian dan berkat2-Nya, tapi justru di dalam pertemuan dan relasi dengan Sang Pemberi. Itu sebabnya orang yang bersyukur akan mempunyai kerinduan yang lebih besar untuk memuliakan Sang Pemberi dan bukan kerinduan untuk memanfaatkan-Nya demi keegoisan dan keuntungan pribadi sebesar-besarnya.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eBerbahagialah orang-orang yang kembali kepada Yesus Kristus untuk bersyukur, memuji dan memuliakan Allah. \u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;\"\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:italic;\"\u003eSoli Deo Gloria\u003c/span\u003e\u003c/span\u003e.\u003cdiv class\u003d\"blogger-post-footer\"\u003e\"Puaslah dengan semua pemberian TUHAN, sedikit atau banyak, itu berlimpah\"\n(Ronald Oroh)\u003cimg width\u003d'1' height\u003d'1' src\u003d'https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425120589582985359-6039094588540900459?l\u003droielministry.org' alt\u003d'' /\u003e\u003c/div\u003e"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http://roielministry.org/feeds/6039094588540900459/comments/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2008/12/bersyukurlah.html#comment-form","title":"2 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/6039094588540900459"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/6039094588540900459"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2008/12/bersyukurlah.html","title":"Bersyukurlah"}],"author":[{"name":{"$t":"Baron Arthur"},"uri":{"$t":"http://www.blogger.com/profile/15824180828290877068"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$extendedProperty":{"xmlns$gd":"http://schemas.google.com/g/2005","name":"OpenSocialUserId","value":"02812679502024524256"}}],"thr$total":{"xmlns$thr":"http://purl.org/syndication/thread/1.0","$t":"2"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-8425120589582985359.post-2356878281322737632"},"published":{"$t":"2008-11-18T16:03:00.001+07:00"},"updated":{"$t":"2008-11-18T16:04:43.575+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Mikha 7"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Mikha"}],"title":{"type":"text","$t":"Di Saat Badai Bergelora"},"content":{"type":"html","$t":"Bukan hanya Amerika Serikat, negara2 Uni Eropa, bahkan Jepang yang termasuk kuat ekonominya sudah menyatakan resesi dan masuk dalam krisis global. Jika negara2 maju sudah mengalami resesi, bagaimana dengan negara2 berkembang dan negara 'yang tidak maju2'???\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eAdakah contoh dalam Alkitab bagaimana harus menghadapi krisis yang pasti terjadi?\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003ccenter\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;color:darkred;\"\u003e7 Tetapi aku ini akan menunggu-nunggu TUHAN, akan mengharapkan Allah yang menyelamatkan aku; Allahku akan mendengarkan aku! 8 Janganlah bersukacita atas aku, hai musuhku! Sekalipun aku jatuh, aku akan bangun pula, sekalipun aku duduk dalam gelap, TUHAN akan menjadi terangku. 9 Aku akan memikul kemarahan TUHAN, sebab aku telah berdosa kepada-Nya, sampai Ia memperjuangkan perkaraku dan memberi keadilan kepadaku, membawa aku ke dalam terang, sehingga aku mengalami keadilan-Nya.\u003cbr /\u003eMikha 7:7-9\u003c/span\u003e\u003c/center\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:italic;color:blue;\"\u003eMenunggu TUHAN\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eDoa-doa syafaat orang Kristen seringkali sama persis seperti orang yang tidak mengenal Allah. Menghadapi krisis dan resesi global, biasanya doa2nya hanyalah bagaimana lepas dari krisis dan resesi yang ada.\u003cbr /\u003eTahun-tahun terakhir dimana Indonesia mengalami berbagai krisis, maka doa2 orang Kristen dan gereja biasanya hanya meminta pemulihan dari segala krisis. Doa2 yang kelihatan peduli dengan keadaan, tapi sebenarnya tidak peduli dan mengerti dengan keadaan yang terjadi; apalagi memikirkan rencana Allah dalam kejadian2 yang terjadi.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eSeharusnya kita menunggu-nunggu TUHAN dan mencoba mengerti mengapa berbagai krisis terus terjadi, bukannya hanya meminta pemulihan dan lepas dari segala krisis yang ada. Menunggu TUHAN akan membuat kita bisa melihat rencana TUHAN waktu IA mengijinkan berbagai krisis terjadi. Mikha mengerti hal ini. Ia menunggu TUHAN dan berharap Allah akan menyelamatkannya, tapi bukan berarti penghukuman terhadap Israel tidak akan jadi dilakukan. Karena krisis dan penghukuman atas Israel pasti terjadi karena keberdosaan Israel.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eTUHAN mengijinkan krisis demi krisis terjadi untuk menghukum dan mendidik umat-Nya. Di satu sisi ada keadilan Allah yang ditunjukkan, tapi di sisi yang lain sebenarnya Kasih Allah yang mau mengoreksi dan mendidik umat-Nya. \u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eMaka, mari menunggu TUHAN melihat maksud dan karya2-Nya dalam krisis sekalipun; mencoba mengerti keadaan yang terjadi dan bahkan memuliakan-Nya dalam krisis sekalipun.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:italic;color:blue;\"\u003eBadai Pasti Berlalu\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eTidak untuk selama-lamanya krisis itu terjadi. Waktunya tiba krisis itu pasti akan berakhir. Ya, badai pasti berlalu. Permasalahannya, apakah kita belajar pada saat badai atau kita hanya mengharapkan badai itu berlalu tanpa arti?\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eMikha menyadari bahwa Israel akan bangun dari kejatuhannya. Terima kasih untuk didikan dari TUHAN yang justru membuat bisa bangun. Krisis ternyata tidak selalu berdampak negatif. Badai yang kelihatan merusak, ternyata bisa mengubah cara berpikir dan cara hidup manusia, jikalau manusia mau belajar dari badai yang dihadapinya.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eSatu hal yang membuat kita bisa belajar dalam badai, jikalau kita tahu bahwa TUHAN yang menjadi terang kita. Jika terlalu sibuk dengan segala ketakutan, kekuatiran, kejatuhan dan kegelapan di dalam badai, maka kita tidak akan bisa belajar apa-apa. Tetapi dalam penyertaan dan terang TUHAN, kita bisa bangun dari kejatuhan dan melihat berbagai hal sekalipun dalam kegelapan badai yang menakutkan.\u003cbr /\u003eIman Mikha mengatakan, \"\u003cspan style\u003d\"font-style:normal;color:darkred;\"\u003eSekalipun aku jatuh, aku akan bangun pula, sekalipun aku duduk dalam gelap, TUHAN akan menjadi terangku.\u003c/span\u003e\"\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:italic;color:blue;\"\u003eAku telah ber-DOSA\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eSatu lagi pembelajaran yang perlu bagi kita dalam krisis adalah pengakuan dosa. Biasanya kita terlatih untuk menyalahkan keadaan dan orang lain dalam krisis2 yang terjadi. Kita biasanya tidak terlalu merasa sebagai yang bersalah dalam keadaan yang terjadi, selalu keadaan yang menjadi penyebabnya.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eMikha berbeda. Saya percaya ia seorang nabi yang tidak berdosa dengan keadaan Israel. Ia mengkhotbahkan kebenaran yang jauh sekali berbeda dengan nabi2 palsu yang menubuatkan keamanan dan kemakmuran Israel. Tapi, Mikha mengaku telah berdosa dan bersedia memikul kemarahan TUHAN.\u003cbr /\u003eMikha memposisikan dirinya sebagai Israel yang berdosa, sekalipun bukan ia yang bersalah; dan bahkan siap menanggung murka TUHAN. Berbeda dengan banyak orang yang tidak pernah mengakui kesalahan dan dosa2nya dan bahkan hanya ingin mencari aman dalam segala keadaan.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eApa yang dilakukan oleh Mikha digenapi oleh Yesus Kristus. IA yang tidak berdosa justru disamakan dengan orang2 berdosa dan menanggung murka dan hukuman Allah. Maka jika Yesus Kristus yang sudah menanggung segala murka Allah menyertai kita, ada kekuatan dan anugerah bagi kita untuk menanggung krisis2 yang ada. Kita telah berdosa, kita seharusnya menanggung semua murka itu. Beruntungnya kita, hanya sedikit yang harus kita tanggung dan alami, tidak sedahsyat dan sesulit yang harus ditanggung oleh Kristus. \u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eMarilah mata kita memandang kepada Kristus yang sudah menanggung segala kesulitan kita, dengan iman melihat penyertaan-Nya dan bahkan menyaksikan-Nya di dalam krisis demi krisis yang harus kita hadapi.\u003cdiv class\u003d\"blogger-post-footer\"\u003e\"Puaslah dengan semua pemberian TUHAN, sedikit atau banyak, itu berlimpah\"\n(Ronald Oroh)\u003cimg width\u003d'1' height\u003d'1' src\u003d'https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425120589582985359-2356878281322737632?l\u003droielministry.org' alt\u003d'' /\u003e\u003c/div\u003e"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http://roielministry.org/feeds/2356878281322737632/comments/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2008/11/di-saat-badai-bergelora.html#comment-form","title":"5 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/2356878281322737632"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/2356878281322737632"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2008/11/di-saat-badai-bergelora.html","title":"Di Saat Badai Bergelora"}],"author":[{"name":{"$t":"Baron Arthur"},"uri":{"$t":"http://www.blogger.com/profile/15824180828290877068"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$extendedProperty":{"xmlns$gd":"http://schemas.google.com/g/2005","name":"OpenSocialUserId","value":"02812679502024524256"}}],"thr$total":{"xmlns$thr":"http://purl.org/syndication/thread/1.0","$t":"5"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-8425120589582985359.post-1380176998854923187"},"published":{"$t":"2008-10-30T11:01:00.004+07:00"},"updated":{"$t":"2008-11-18T15:13:45.610+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Survey"}],"title":{"type":"text","$t":"Beruntungkah Aku?"},"content":{"type":"html","$t":"\u003cbr/\u003eBulan Oktober tahun yang lalu dapat US$ 300 dari NFC Manager dan espnstar.com karena berhasil jadi Country Manager. Tahun ini di bulan yang sama dapat hadiah lagi, tapi kali ini bukan dari ESPN dan NFC Manager, dan ga ada hubungannya sama sepakbola.\u003cbr /\u003eHadiahnya juga belum ketahuan berapa banyak. Bisa $300, $250, $150, $100, $75, $50, $30, $20, $15, atau $10. Ya, ada 10 kemungkinan.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eKalau ada yang perhatikan dari bulan yang lalu di bagian bawah blog ini ada survey dari dNeero. Surveynya dibawah ini:\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003ccenter\u003e\u003cembed allowScriptAccess\u003d\"never\" allownetworking\u003d\"internal\" src\u003d\"http://www.dneero.com/flashviewer/dneerosurvey.swf?s\u003d482\u0026u\u003d5941\u0026p\u003d0\u0026c\u003d1\u0026r\u003d56503\u0026hdl\u003d0\u0026baseurl\u003dhttp%3A%2F%2Fwww.dneero.com%2F\" wmode\u003d\"transparent\" quality\u003d\"high\" bgcolor\u003d\"#ffffff\" width\u003d\"425\" height\u003d\"250\" name\u003d\"dneeroflashviewer\" align\u003d\"middle\" type\u003d\"application/x-shockwave-flash\" pluginspage\u003d\"http://www.macromedia.com/go/getflashplayer\"\u003e\u003c/embed\u003e\u003c/center\u003e\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eDari survey ini dilihat siapa yang bisa memberi \u003cspan style\u003d\"font-style:italic;\"\u003eimpressions\u003c/span\u003e yang paling banyak. Sepuluh yang terbanyak akan dapat hadiah $300, $250, $150, $100, $75, $50, $30, $20, $15, dan $10.\u003cbr /\u003eHasilnya, saya masuk dalam 10 besar itu. Belum tahu peringkat berapa, tapi sudah dapat email konfirmasi. Ini emailnya:\u003cbr /\u003e\u003cdiv style\u003d\"width: 450px; height: 200px; background-color: ffffff; color: 0000ff; font-family: arial; font-size: 12px; text-align: left; border: 1px solid 0040ff; overflow: auto; padding: 4px;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:italic;color:blue;\"\u003eDear  Ronald Oroh, my Visual Talking Friend,\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eCongratulations.  I am extremely pleased to share with you that you are one of the top finishers in the “Run for the Impressions” with the Visual Talking and dNeero survey.   Again, congratulations.  I am so happy for you. You are mastering the art of Visual Talking.  I share your enthusiasm for Visual Talking. You have the vision to blog with Visual Talking using images and that is great!  Your monetary award will be paid through the Dneero payment system.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eI would like to email a list of the ten top finishers to the users of Visual Talking, so I would like to include your blog site and name in the list---what blog site and name would you like to appear?  Please respond via this email to me.  \u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eIn the future, I would like to include you in an elite user group for Visual Talking. This group will have special opportunities and privileges to see the future of Visual Talking take shape right before your eyes.  Would you like to be considered for this group?    If so, more information will follow.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eKeep blogging with Visual Talking.  What would you like to see Visual Talking do next?\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eBe understood—say it with pictures,\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eMark\u003cbr /\u003eCreator of Visual Talking\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eSulit dipercaya, tapi begitulah. Masih menunggu email selanjutnya tentang posisi sebenarnya dan berapa banyak uang yang akan didapat. Beruntungkah aku?\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eIni sih bukan soal beruntung, tapi masalah anugerah. Karena hanya isi survey, masukkin di blog sama friendster, orang2 datang lihat, dapat uang. Yang atur orang2 untuk datang ke blog ini sama blog lain itu siapa?\u003cbr /\u003eKarena anugerah, dapat $10 juga sudah OK. Semakin besar anugerah, semakin besar tanggung jawabnya. \u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e***UPDATE***\u003cbr /\u003eTernyata no. 4, jadi hadiahnya $100.\u003cbr /\u003e\u003ca\u003e\u003cimg style\u003d\"display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 281px;\" src\u003d\"http://2.bp.blogspot.com/_eCd_60B8KOM/SRSJ857gETI/AAAAAAAAArc/7iVXrTM8lL8/s400/vtjuara.jpg\" border\u003d\"0\" alt\u003d\"\"id\u003d\"BLOGGER_PHOTO_ID_5265985543738495282\" /\u003e\u003c/a\u003e\u003cbr /\u003eTernyata\u003cdiv class\u003d\"blogger-post-footer\"\u003e\"Puaslah dengan semua pemberian TUHAN, sedikit atau banyak, itu berlimpah\"\n(Ronald Oroh)\u003cimg width\u003d'1' height\u003d'1' src\u003d'https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425120589582985359-1380176998854923187?l\u003droielministry.org' alt\u003d'' /\u003e\u003c/div\u003e"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http://roielministry.org/feeds/1380176998854923187/comments/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2008/10/beruntungkah-aku.html#comment-form","title":"2 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/1380176998854923187"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/1380176998854923187"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2008/10/beruntungkah-aku.html","title":"Beruntungkah Aku?"}],"author":[{"name":{"$t":"Baron Arthur"},"uri":{"$t":"http://www.blogger.com/profile/15824180828290877068"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$extendedProperty":{"xmlns$gd":"http://schemas.google.com/g/2005","name":"OpenSocialUserId","value":"02812679502024524256"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http://2.bp.blogspot.com/_eCd_60B8KOM/SRSJ857gETI/AAAAAAAAArc/7iVXrTM8lL8/s72-c/vtjuara.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"xmlns$thr":"http://purl.org/syndication/thread/1.0","$t":"2"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-8425120589582985359.post-6362229524800703235"},"published":{"$t":"2008-10-14T08:08:00.004+07:00"},"updated":{"$t":"2008-10-14T08:56:38.748+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Matius 11"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Wawasan"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Matius"}],"title":{"type":"text","$t":"Resesi? Berbeban Berat?"},"content":{"type":"html","$t":"Satu minggu terakhir ini televisi, koran dan tulisan-tulisan di Internet penuh dengan perbincangan dan analisis tentang resesi global. Sekalipun pemerintah Indonesia, khususnya Presiden berkali-kali mengajak bangsa Indonesia untuk tenang dan memberikan jaminan, tapi justru banyak orang makin tidak tenang. \u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eTentu saja! Kalau memang tidak berbahaya keadaannya, mana mungkin berkali-kali muncul di televisi untuk mengajak tenang dan rasional. Ini bukan cuma masalah Indonesia, tapi masalah seluruh dunia. Mungkinkah bisa tetap tenang dalam keadaan seperti ini?\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003ccenter\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;color:darkred;\"\u003e28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. 29 Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. 30 Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan.\"\u003cbr /\u003eMatius 11:28-30\u003c/span\u003e\u003c/center\u003e\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:normal;color:blue;\"\u003eIni Solusinya!\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eMengapa banyak orang tiba-tiba menjadi ketakutan, letih lesu dan berbeban berat dalam keadaan seperti ini? Dan anehnya yang paling takut adalah orang-orang yang memiliki banyak kekayaan. Karena ancamannya justru mereka akan kehilangan sebagian kekayaannya dengan cepat. Hanya sebagian kekayaannya yang bisa dijamin pemerintah, apalagi kalau disimpannya di Bank-bankan yang banyak promosi dan janji2 dengan segala hadiahnya, padahal sudah keropos. \u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eSebenarnya yang membuat orang ketakutan, jadi begitu lemah, tidak berdaya dan berbeban berat adalah \u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;\"\u003eDOSA!\u003c/span\u003e Ya, dosa mengubah arah hati seseorang menjadi percaya dan bergantung kepada keadaan, kesempatan, uang dan ketenangan palsu yang ditawarkan dunia. Itu sebabnya banyak orang tidak bisa melihat dengan jelas, tertipu dengan keadaan, tidak mengerti bahwa keadaan pasti akan berubah dan lupa bahwa yang mereka pikir milik mereka hanyalah titipan sementara dari Tuhan, yang setiap saat bisa diambil tanpa perlu persetujuan kita.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eJadi, apa solusinya? Serahkan beban beratmu kepada Yesus Kristus. Hanya Dia yang bisa menanggungnya dan Ia sudah mati dan bangkit untuk menanggung dosa-dosa orang pilihan-Nya. Dan seharusnya itu bukan beban kita, kalau kita sudah ditebus oleh Kristus karena kita tidak bisa menanggungnya. \u003cbr /\u003eKeadaan yang terus berubah dan segala bebannya seharusnya tidak menipu dan membuat kita menjadi lemah. Ada Tuhan yang menyertai yang bukan hanya menanggung dosa-dosa kita, tapi terus menyertai dan tidak akan meninggalkan kita. Ia yang menanggung apa yang tidak bisa kita tanggung!\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:normal;color:blue;\"\u003ePikul Beban dengan Tenang\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eApakah kalau Tuhan menanggung beban kita maka kita tanpa beban? Kalau tanpa beban, maka kita sudah mati! Tuhan menanggung beban yang tidak bisa kita tanggung, dan ia menggantikan dengan beban yang seharusnya kita tanggung.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eTuhan Yesus mengatakannya dalam ayat 29. Biasanya orang-orang hanya membaca ayat 28 dan puas, merasa tidak ada beban lagi. Padahal di ayat 29 justru mengatakan ada kuk yang harus dipikul. Ada beban, ada salib kita sendiri yang harus dipikul. Ayat ini tidak berbicara tentang akibat dari dosa2 yang harus kita tanggung. Saya percaya, ayat 29 berbicara tentang sesuatu yang positif. Membandingkan dengan Efesus 2:10, maka saya percaya kuk yang harus kita pikul adalah pekerjaan baik yang sudah dipersiapkan Allah sebelumnya. \u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eKetika beban yang negatif (dosa dan segala ketakutan dan kekuatirannya) diserahkan kepada Yesus Kristus, maka Ia menggantikannya dengan pekerjaan baik di dalam Kerajaan Allah dan kebenarannya. Hal ini yang seharusnya yang dipikirkan, diminta, dicari dan didapatkan (baca penjelasannya di \u003ca target\u003d\"new\" href\u003d\"http://roielministry.org/2008/07/ask-search-and-find.html\"\u003eAsk, Search, and Find?!\u003c/a\u003e). Seharusnya akan membuat kita tidak kuatir dengan keadaan sekarang ini, tapi lebih memikirkan bagaimana bisa bersaksi dalam keadaan sekarang ini dan memikul beban kita dengan tenang.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eKenapa bisa tenang? Tuhan menyertai kita dan sanggup melakukan segala sesuatu (\u003ca target\u003d\"new\" href\u003d\"http://roielministry.org/2008/05/allah-kami-sanggup.html\"\u003eAllah kami sanggup\u003c/a\u003e). Semua sudah dijamin! Bisa baca posting \u003ca target\u003d\"new\" href\u003d\"http://roielministry.org/2008/06/kepastian-ditengah-ketidakpastian-hidup.html\"\u003eKepastian ditengah Ketidakpastian Hidup\u003c/a\u003e untuk penjelasannya.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eSelain itu, Tuhan Yesus mengatakan bahwa beban-Nya enak dan ringan. \u003cspan style\u003d\"font-style:italic;\"\u003eReally\u003c/span\u003e??? Mana ada beban yang enak? Ringan lagi!\u003cbr /\u003eEnak, karena mengerjakan pekerjaan baik dan menggenapi rencana Allah itu sungguh-sungguh membahagiakan dan akan membuat kita bersukacita dan menikmatinya.\u003cbr /\u003eRingan, karena sesungguhnya dalam penyertaan Tuhan kita hanya menanggung sedikit dari beban yang sesungguhnya. Tuhan Yesus yang menyertai yang sesungguhnya menanggung beban itu. Kita hanya ikutan!\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eJadi, tunggu apalagi???\u003cbr /\u003e\u003ccenter\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;color:darkred;\"\u003e28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. 29 Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. 30 Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan.\"\u003c/span\u003e\u003c/center\u003e\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cbr/\u003e\u003ca href\u003d\"http://www.roielministry.org/\"\u003e\u003cimg style\u003d\"cursor:pointer; cursor:hand;\" src\u003d\"http://1.bp.blogspot.com/_eCd_60B8KOM/SKLoq06hKSI/AAAAAAAAAbQ/VW9Re2z3Dxc/s400/ROsignature.png\" border\u003d\"0\" alt\u003d\"\"id\u003d\"BLOGGER_PHOTO_ID_5234001539414173986\" /\u003e\u003c/a\u003e\u003cbr/\u003e\u003cdiv class\u003d\"blogger-post-footer\"\u003e\"Puaslah dengan semua pemberian TUHAN, sedikit atau banyak, itu berlimpah\"\n(Ronald Oroh)\u003cimg width\u003d'1' height\u003d'1' src\u003d'https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425120589582985359-6362229524800703235?l\u003droielministry.org' alt\u003d'' /\u003e\u003c/div\u003e"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http://roielministry.org/feeds/6362229524800703235/comments/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2008/10/resesi-berbeban-berat.html#comment-form","title":"5 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/6362229524800703235"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/6362229524800703235"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2008/10/resesi-berbeban-berat.html","title":"Resesi? Berbeban Berat?"}],"author":[{"name":{"$t":"Baron Arthur"},"uri":{"$t":"http://www.blogger.com/profile/15824180828290877068"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$extendedProperty":{"xmlns$gd":"http://schemas.google.com/g/2005","name":"OpenSocialUserId","value":"02812679502024524256"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http://1.bp.blogspot.com/_eCd_60B8KOM/SKLoq06hKSI/AAAAAAAAAbQ/VW9Re2z3Dxc/s72-c/ROsignature.png","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"xmlns$thr":"http://purl.org/syndication/thread/1.0","$t":"5"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-8425120589582985359.post-8987851223544814364"},"published":{"$t":"2008-09-08T17:28:00.005+07:00"},"updated":{"$t":"2009-06-09T18:56:58.909+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Matius 6"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Puasa"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kehidupan Kristen"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Matius"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kotbah di Bukit"}],"title":{"type":"text","$t":"Puasa dan Puas ah!"},"content":{"type":"html","$t":"Di dalam kekristenan, puasa seringkali dijadikan alat untuk membuat seseorang terlihat lebih rohani. Seseorang yang ingin melakukan sesuatu yang menurutnya berharga, ataupun seringkali ingin mendapatkan sesuatu yang digumulkan, seringkali menambahkan elemen puasa untuk mencapai tujuannya. \u003cbr /\u003eBahkan seseorang yang puasa, kadang2 mencoba menunjukkan bahwa dirinya sedang puasa dan bergumul. Betulkah puasa sudah mencapai tujuan yang sebenarnya? Bagaimana pandangan Tuhan Yesus tentang puasa?\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003ccenter\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;color:darkred;\"\u003e16 \"Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya. 17 Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu, 18 supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.\"\u003cbr /\u003eMat 6:16-18\u003c/span\u003e\u003c/center\u003e\u003cbr /\u003eDalam Matius 6:1, Tuhan Yesus berkata, \"Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga.\" Kemungkinan besar karena banyak orang yang mengaku beragama sengaja menunjukkan dan memperlihatkan kewajiban agama biar dikagumi banyak orang. Menurut Tuhan Yesus, itu adalah orang munafik.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:normal;color:blue;\"\u003eOrang Munafik\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eOrang munafik sengaja  melakukan kewajiban agamanya demi untuk kemuliaan dan kebanggaan dirinya. Mereka ingin menunjukkan bahwa mereka orang yang beragama, jadi mereka puasa. Biasanya itu kelihatan dari fisik dan tingkah laku mereka yang menjadi berbeda, lebih lemah dan minta dikasihani.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003ePuasa bagi orang munafik demi untuk mendapatkan upah bagi dirinya. Menurut Tuhan Yesus, mereka sudah mendapatkannya. Mereka sudah mendapatkan keinginan mereka untuk dilihat banyak orang bahwa mereka berpuasa dan melakukan kewajiban agamanya.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eBagi orang-orang tertentu, puasa mereka tidak boleh diganggu oleh siapapun dan apapun. Tidak boleh ada yang makan di depan mereka, tidak boleh ada yang membuat mereka menjadi nafsu, dll. Kalau begitu, buat apa mereka berpuasa kalau semuanya memang sudah dihilangkan?\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:normal;color:blue;\"\u003ePuasa Seharusnya\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003ePuasa seharusnya tetap menghadapi kenyataan dan problem yang sama dengan hidup sehari-hari. Bukan keadaan luar yang dibuat lebih mudah demi untuk puasa. Tapi keadaan di dalam hati yang seharusnya berubah, yang selama ini terlalu bergantung kepada yang diluar.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eBegitu juga dengan penampilan fisik dan aktivitas. Puasa seharusnya tidak membuat fisik menjadi terlihat lemah dan patut dikasihani, karena terlalu lemah. Sebaliknya Tuhan Yesus mengajarkan seseorang untuk mencuci muka dan meminyaki kepala, yang menunjukkan keadaan yang tetap baik dan bersukacita. \u003cbr /\u003ePuasa juga seharusnya tidak menghalangi dan mengurangi seseorang untuk melakukan segala aktivitasnya. Karena puasa menunjukkan kebergantungan kepada Tuhan. Jika benar2 bergantung kepada Tuhan, bukankah ada kekuatan yang lebih besar dari Tuhan untuk menopang umat-Nya? Apalagi kalau puasanya cuma tidak makan siang saja, seharusnya tidak terlalu lemah.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003ePuasa bukan untuk menunggu makanan yang akan dimakan pada saat buka puasa, tapi puasa seharusnya untuk kemuliaan Tuhan. Kalau puasa hanya berfokus pada makanan untuk berbuka, maka puasa itu tidak ada gunanya. Seharusnya puasa bisa membawa orang yang melakukannya melihat kemuliaan Tuhan dan bisa puas meskipun tidak makan. Bagaimana caranya?\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:normal;color:blue;\"\u003ePuas ah\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eOrang yang berpuasa seharusnya menunjukkan kepuasan di dalam memuliakan Allah yang menuntun dan memelihara hidupnya, meskipun tidak makan dan minum. Itu sebabnya disuruh minyaki kepala dan cuci muka.\u003cbr /\u003eKepuasan ini karena bergantung dan menikmati Allah. Selama ini kepuasannya hanya kepada makanan yang merupakan berkat2 Tuhan. Puasa melangkah lebih jauh dengan menikmati sumber berkat-Nya, yaitu Tuhan sendiri, dan kalau Ia masih memberikan makanan selanjutnya (buka puasa), seharusnya dipakai untuk memuliakan dan menikmati-Nya. Itu sebabnya, puasa seharusnya memuaskan dan bukan hanya pada saat buka puasa.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003ePuasa juga akan memberikan kepuasan karena upah yang sudah disediakan Tuhan. Tentu saja puasa tidak dilakukan demi untuk upah itu. Puasa seharusnya dilakukan karena sudah puas dengan semua pemberian yang Allah berikan, dan bukan untuk tuntutan agar bisa mendapatkan yang lebih banyak lagi. Puasa mendapatkan kepuasan, karena dalam puasa bisa melihat rencana Allah ketika hidup ini makin bergantung kepada-Nya. Bukankah bisa melihat rencana Allah dan bisa melakukannya mendatangkan kepuasan?!\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eBerbahagialah mereka yang puasa bukan untuk menunjukkan kewajiban agama seperti orang munafik, tapi yang bisa puas dalam segala keadaan, termasuk pada saat tidak bergantung kepada makanan, minuman dan segala berkat Tuhan, tapi bergantung kepada sumber berkat, yaitu Tuhan itu sendiri. Maka dalam puasa pun bisa merasakan puas ah!\u003cbr /\u003e\u003cbr/\u003e\u003cdiv class\u003d\"blogger-post-footer\"\u003e\"Puaslah dengan semua pemberian TUHAN, sedikit atau banyak, itu berlimpah\"\n(Ronald Oroh)\u003cimg width\u003d'1' height\u003d'1' src\u003d'https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425120589582985359-8987851223544814364?l\u003droielministry.org' alt\u003d'' /\u003e\u003c/div\u003e"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http://roielministry.org/feeds/8987851223544814364/comments/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2008/09/puasa-dan-puas-ah.html#comment-form","title":"3 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/8987851223544814364"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/8987851223544814364"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2008/09/puasa-dan-puas-ah.html","title":"Puasa dan Puas ah!"}],"author":[{"name":{"$t":"Baron Arthur"},"uri":{"$t":"http://www.blogger.com/profile/15824180828290877068"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$extendedProperty":{"xmlns$gd":"http://schemas.google.com/g/2005","name":"OpenSocialUserId","value":"02812679502024524256"}}],"thr$total":{"xmlns$thr":"http://purl.org/syndication/thread/1.0","$t":"3"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-8425120589582985359.post-3338765350419808012"},"published":{"$t":"2008-08-25T15:19:00.005+07:00"},"updated":{"$t":"2008-08-25T16:04:51.638+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"domain baru"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"custom domain blogspot"}],"title":{"type":"text","$t":"Custom Domain untuk Blogspot"},"content":{"type":"html","$t":"Akhirnya sudah waktunya untuk roielministry.blogspot.com mendapatkan domain baru. Tadinya sudah beli di salah satu penjual domain di Indonesia, roielministry.com. Tapi, dari penjualnya ga di \u003cspan style\u003d\"font-style:italic;\"\u003ecustom domain\u003c/span\u003e, cuma dibuatin script untuk roielministry.com bisa di point ke domain blogspotnya. Begitu doang. \u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eKurang puas dan memang pengen dapat domain dengan .org, jadi cari di internet bagaiman caranya bisa \u003cspan style\u003d\"font-style:italic;\"\u003ecustom domain\u003c/span\u003e di blogspot dengan cepat dan gampang. Tentu saja juga salah satu syaratnya adalah bisa menerima pembayaran dengan PayPal atau Moneybookers. Soalnya, ada duitnya di dua account itu. Akhirnya dapat juga, ditambah dengan petunjuk lengkapnya dan harga yang transparan dari awal untuk semua jenis domain dan harga di tahun2 berikutnya.  Namanya adalah \u003ca target\u003d\"new\" href\u003d\"http://www.dynadot.com/?s6D648yY7G8Eo6A\"\u003eDynadot\u003c/a\u003e. Berapa harganya untuk domain satu tahun? $8.99 USD untuk .com tapi karena saya beli yang .org cuma \u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;\"\u003e$6.99\u003c/span\u003e. Berapa lama waktu yang diperlukan untuk custom domain? Kira-kira 10 menit termasuk dengan pembayaran lewat PayPal.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;color:blue;\"\u003eCara untuk menambahkan Google CNAME di Dynadot\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eLangkah-langkah menambahkan Google CNAME ke domain yang sudah dibeli:\u003cbr /\u003e1. Log in ke Dynadot.\u003cbr /\u003e2. Klik \"Domains\" tab di bagian atas.\u003cbr /\u003e3. Cek kotak di samping nama domain dan klik kotak berwarna abu2 \"Set Name Servers\".\u003cbr /\u003e4. Turun ke bagian bawah dan lihat kotak \"Advanced Dynadot DNS\".\u003cbr /\u003e5. Untuk data domain yang pertama, pilih \"CNAME\" pada \u003cspan style\u003d\"font-style:italic;\"\u003etype\u003c/span\u003e dan masukkan \"ghs.google.com\" sebagai \u003cspan style\u003d\"font-style:italic;\"\u003eTarget Host\u003c/span\u003e.\u003cbr /\u003e6. Untuk data subdomain, masukkan \"www\" sebagai subdomain, pilih \"CNAME\" sebagai data type dan masukkan \"ghs.google.com\" sebagai Target Host.\u003cbr /\u003e7. Terakhir klik \"Use Dynadot DNS\".\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;color:blue;\"\u003eCara untuk Custom Domain di Blogspot\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eKemudian masuk ke Blogger Dashboard:\u003cbr /\u003e1. Pergi ke Setting\u003cbr /\u003e2. Klik Publishing kemudian klik \"Custom Domain\"\u003cbr /\u003e3. Dibawah \"Buy a domain for your blog\", klik \"Switch to advanced settings\"\u003cbr /\u003e4. Ketik nama domain, contoh domain saya: roielministry.org (tanpa www). Kemudian save settings.\u003cbr /\u003e5. Klik \"redirect www.DomainAnda.com to Domain.com\"\u003cbr /\u003e6. Jangan lupa, Save Settings.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eBeberapa menit kemudian, Anda sudah memiliki domain baru, dan semua link akan berubah secara otomatis. Hosting dan postingnya nya tetap di blogpsot, tapi sekarang dengan domain baru. Orang2 yang klik domain blogspot Anda secara otomatis akan diarahkan oleh blogger ke domain yang baru. Tentu saja akan kehilangan Google PageRank dan Alexa Rank. Tapi, kayanya akan kembali lagi.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eDynadot adalah ICANN accredited registrar, jadi bukan reseller seperti beberapa penjual domain dan hosting di Indonesia. Jadi, kalau mau pakai domain baru dan tidak mau mempergunakan yang disediakan oleh blogspot yang lebih mahal, maka Dynadot bisa menjadi salah satu alternatif. Untuk mempelajari Dynadot lebih lanjut, silahkan ke \u003ca target\u003d\"new\" href\u003d\"http://www.dynadot.com/?s6D648yY7G8Eo6A\"\u003ewww.Dynadot.com\u003c/a\u003e. \u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cbr/\u003e\u003ca href\u003d\"http://www.roielministry.org/\"\u003e\u003cimg style\u003d\"cursor:pointer; cursor:hand;\" src\u003d\"http://1.bp.blogspot.com/_eCd_60B8KOM/SKLoq06hKSI/AAAAAAAAAbQ/VW9Re2z3Dxc/s400/ROsignature.png\" border\u003d\"0\" alt\u003d\"\"id\u003d\"BLOGGER_PHOTO_ID_5234001539414173986\" /\u003e\u003c/a\u003e\u003cbr/\u003e\u003cdiv class\u003d\"blogger-post-footer\"\u003e\"Puaslah dengan semua pemberian TUHAN, sedikit atau banyak, itu berlimpah\"\n(Ronald Oroh)\u003cimg width\u003d'1' height\u003d'1' src\u003d'https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425120589582985359-3338765350419808012?l\u003droielministry.org' alt\u003d'' /\u003e\u003c/div\u003e"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http://roielministry.org/feeds/3338765350419808012/comments/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2008/08/custom-domain-untuk-blogspot.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/3338765350419808012"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/3338765350419808012"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2008/08/custom-domain-untuk-blogspot.html","title":"Custom Domain untuk Blogspot"}],"author":[{"name":{"$t":"Baron Arthur"},"uri":{"$t":"http://www.blogger.com/profile/15824180828290877068"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$extendedProperty":{"xmlns$gd":"http://schemas.google.com/g/2005","name":"OpenSocialUserId","value":"02812679502024524256"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http://1.bp.blogspot.com/_eCd_60B8KOM/SKLoq06hKSI/AAAAAAAAAbQ/VW9Re2z3Dxc/s72-c/ROsignature.png","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"xmlns$thr":"http://purl.org/syndication/thread/1.0","$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-8425120589582985359.post-2332501621565939398"},"published":{"$t":"2008-08-17T13:01:00.001+07:00"},"updated":{"$t":"2008-08-18T14:30:35.085+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Dosa"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Galatia 5"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Galatia"}],"title":{"type":"text","$t":"Merdeka! So What?"},"content":{"type":"html","$t":"Indonesia adalah salah satu negara dari beberapa negara Asia yang merayakan kemerdekaan di bulan Agustus ini. Biasanya perayaan kemerdekaan di Indonesia disambut dengan meriah dengan berbagai pertandingan, yang paling favorit tentunya panjat pinang.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eDitengah berbagai perayaan, biasanya ada berbagai pernyataan yang mengatakan bahwa negara ini sebenarnya belum merdeka. Karena kenyataannya dalam berbagai aspek masih terjajah dan belum merdeka. Terlalu banyak pandangan seperti ini yang bisa kita baca dan dengar. \u003cbr /\u003eKita perlu bertanya kembali apa itu kemerdekaan sejati dan untuk apa kita merdeka. Rasul Paulus memberikan pandangannya tentang kemerdekaan.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003ccenter\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;color:darkred;\"\u003eSaudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih.\u003cbr /\u003eGalatia 5:13\u003c/span\u003e\u003c/center\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:normal;color:blue;\"\u003eMerdeka dari apa?\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eBiasanya kemerdekaan dimengerti sebagai kebebasan dari penjajahan suatu bangsa kepada bangsa yang lain. Di masa modern ini dikaitkan dengan berbagai aspek. Dalam perdagangan bebas, agak sulit untuk melihat kebebasan ini. Bahkan masih banyak yang terjajah melalui Microsoft, Mac, Intel, Google, Yahoo dan terjajah dengan internet itu sendiri. Seharusnya kemerdekaan itu merdeka dari apa?\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eNegara-negara Barat yang terlihat sukses dengan kemerdekaan dan bahkan menjajah dengan segala kemapanan dan kemajuannya, ternyata menunjukkan keterikatan dan tidak bisa bebas, meskipun mereka begitu mengagungkan kebebasan dan kemerdekaan itu sendiri. Terlalu banyak aturan-aturan yang mengikat yang harus dibuat untuk menikmati kebebasan. Akhirnya tanpa sadar sedang dijajah dengan cara yang baru. Betulkah mereka lebih bebas dan merdeka? Dalam hal-hal tertentu ya, tapi dalam hal yang lain lebih terikat dan terjajah.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eSebaliknya Indonesia dan beberapa negara Asia memberikan kebebasan dan kemerdekaan yang tidak bisa didapatkan di beberapa negara Barat, seperti bebas buang sampah, bebas melanggar aturan lalu lintas (asal ga ketahuan dan kalo ketahuan bisa nyogok!) dan berbagai macam kebebasan yang lain. \u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eJadi, kemerdekaan dari apa yang diinginkan manusia?\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:normal;color:blue;\"\u003eKemerdekaan Sejati\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003ePaulus mengatakan orang percaya dipanggil untuk merdeka. Pasti bukan masalah kemerdekaan suatu bangsa yang dimaksudkan, tetapi kemerdekaan dari dosa dan kemerdekaan untuk memuliakan Tuhan. Selama manusia hidup dalam berbagai macam kebebasan, tapi belum dimerdekakan dari dosa, maka sesungguhnya ia sedang hidup dalam penjajahan. Hidup dalam dunia dan negara yang penuh kebebasan, kedamaian dan keamanan, tidak menjamin kemerdekaan dan kebebasan yang sejati.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eSebaliknya, hidup dalam negara yang terjajah dan dalam berbagai aspek yang masih terjajah, hanyalah menjadi sedikit penghalang yang tidak bisa menghambat orang percaya untuk menikmati kemerdekaan sejati yang merupakan anugerah Tuhan.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eTanpa kemerdekaan dari dosa, maka semua kebebasan dan kemerdekaan hanyalah kesia-siaan yang akan membawa kita ke dalam berbagai ikatan dan keterjajahan model baru, tapi anehnya seringkali tidak merasa sedang dijajah.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eTantangan yang lebih besar adalah bagaimana mempergunakan kemerdekaan itu!?\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:normal;color:blue;\"\u003eMerdeka untuk apa?\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eKarena sudah dimerdekakan dari dosa, maka seharusnya kemerdekaan tidak diisi dengan berbuat dosa lagi. Jika kita sadar bahwa kemerdekaan adalah anugerah Tuhan, maka seharusnya kita memberikan seluruh hidup yang sudah dibebaskan ini untuk menjadi hamba-Nya. Tapi, banyak orang yang tidak tahu terima kasih. Sudah dapat anugerah kemerdekaan, tapi tidak mempergunakan seluruh kesempatan dalam kebebasan untuk menyatakan kemuliaan sang pemberi, yaitu TUHAN.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eTuhan sebenarnya tidak membutuhkan kita untuk menjadi hamba-Nya. Dia sudah berlimpah dalam segala sesuatu. Tapi Dia ingin memakai kita untuk melayani sesama, orang-orang yang masih terjajah dengan dirinya dan segala keadaannya yang berdosa. Itu sebabnya Paulus mengatakan, layanilah seorang dengan yang lain oleh kasih.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eKemerdekaan seharusnya diisi dengan kebebasan dari diri sendiri dan melayani orang lain dengan kasih. Orang-orang yang hanya memikirkan dirinya sendiri, keluarga dan mimpi-mimpinya sesungguhnya adalah orang-orang yang hidup dalam penjajahan. Orang merdeka adalah orang yang sudah bebas dari dirinya dan mau memuliakan Tuhan dengan melayani sesama.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eSudahkah Anda merdeka? So what?\u003cbr /\u003e\u003cbr/\u003e\u003cdiv class\u003d\"blogger-post-footer\"\u003e\"Puaslah dengan semua pemberian TUHAN, sedikit atau banyak, itu berlimpah\"\n(Ronald Oroh)\u003cimg width\u003d'1' height\u003d'1' src\u003d'https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425120589582985359-2332501621565939398?l\u003droielministry.org' alt\u003d'' /\u003e\u003c/div\u003e"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http://roielministry.org/feeds/2332501621565939398/comments/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2008/08/merdeka-so-what.html#comment-form","title":"3 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/2332501621565939398"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/2332501621565939398"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2008/08/merdeka-so-what.html","title":"Merdeka! So What?"}],"author":[{"name":{"$t":"Baron Arthur"},"uri":{"$t":"http://www.blogger.com/profile/15824180828290877068"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$extendedProperty":{"xmlns$gd":"http://schemas.google.com/g/2005","name":"OpenSocialUserId","value":"02812679502024524256"}}],"thr$total":{"xmlns$thr":"http://purl.org/syndication/thread/1.0","$t":"3"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-8425120589582985359.post-3246577484645901090"},"published":{"$t":"2008-08-08T22:03:00.000+07:00"},"updated":{"$t":"2008-08-08T22:04:45.092+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"2 Petrus 3"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Eskatologi"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"2 Petrus"}],"title":{"type":"text","$t":"Segeralah Datang!"},"content":{"type":"html","$t":"\u003cbr/\u003eDunia sudah dipenuhi dengan begitu banyak hiburan. Tahun demi tahun ada lebih banyak lagi hiburan yang bertambah. Sekalipun manusia tidak pernah puas, justru ketidakpuasan ini yang membuat orang berusaha membuat dan mencari hiburan baru. Setiap orang pasti mempunyai kesukaan dan kenikmatan tersendiri. Semuanya itu sudah tersedia, tinggal mendapatkan dan menikmatinya. \u003cbr /\u003eYang menyukai olahraga, Olimpiade sudah dimulai. Sesudah itu akan diikuti dengan berbagai macam liga sepakbola yang segera dimulai. Yang suka nonton film, setiap hari dihasilkan berbagai macam film di seluruh dunia. Apalagi yang menyukai musik, semuanya begitu gampang didapatkan di interner, bahkan lagu2 dari artis2 yang baru memulai kariernya. \u003cbr /\u003eSambil menulis artikel ini saya sedang menonton \"\u003cspan style\u003d\"font-style:italic;\"\u003eAre U Smarter than a 5th Grader?\u003c/span\u003e\" di \u003cspan style\u003d\"font-style:italic;\"\u003eStar World\u003c/span\u003e. Salah satu quiz pengetahuan yang paling saya suka..\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eDaftar ini bisa lebih panjang lagi kalau diteruskan. Pertanyaan bagi orang Kristen yang menikmati segala kenikmatan yang ada di dunia ini, masihkah kita memikirkan kedatangan Tuhan Yesus? Adakah kita menginginkan-Nya cepat datang kembali, bukan hanya karena dunia ini penuh dengan dosa dan kejahatan?\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003ccenter\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;color:darkred;\"\u003e3 Yang terutama harus kamu ketahui ialah, bahwa pada hari-hari zaman akhir akan tampil pengejek-pengejek dengan ejekan-ejekannya, yaitu orang-orang yang hidup menuruti hawa nafsunya. 4 Kata mereka: \"Di manakah janji tentang kedatangan-Nya itu? Sebab sejak bapa-bapa leluhur kita meninggal, segala sesuatu tetap seperti semula, pada waktu dunia diciptakan.\"\u003cbr /\u003e2 Petrus 3:3-4\u003c/span\u003e\u003c/center\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:normal;color:blue;\"\u003ePengejek-pengejek\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003ePara pengejek adalah orang-orang yang mentertawakan iman dari jemaat mula-mula yang menginkan Kristus cepat datang kembali. Mereka kemungkinan besar berada di dalam segala kesenangan dan kenikmatan, berbeda dengan orang-orang Kristen yang dianiaya. Bagi mereka, dunia ini sudah sempurna dan tempat yang sudah cukup baik untuk ditinggali. Tidak ada tanda-tanda sama sekali dunia ini akan kiamat. Semuanya hanya biasa-biasa saja. Yang menderitakan orang lain, bukan kami. Mungkin itu yang ada dalam pikiran mereka.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eMereka hidup dalam hawa nafsu dan menuruti hawa nafsu mereka. bagi mereka tidak ada yang lebih enak dan nikmat dibandingkan memuaskan segala keingina dan hawa nafsu. Itu sebabnya bagi mereka tindakan bodoh untuk memikirkan tentang kiamat.\u003cbr /\u003eBagi mereka, lebih baik memikirkan hidup ini saja. Yang sekarang ini saja masih terlalu banyak yang harus dilakukan dan dipikirkan. Buat apa memikirkan kiamat. Nikmati hidup ini selama masih bisa dinikmati, kalau mau kiamat ya sudah. Buat apa memikirkan yang tidak pasti? Bukankah dari dulu dunia ini biasa-biasa saja dan tidak ada tanda-tanda dunia akan kiamat!?\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:normal;color:blue;\"\u003eKurang Belajar\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eBetulkah dunia ini tidak pernah kiamat dan tidak ada tanda-tanda kiamat? Alkitab memberikan jawaban yang berbeda untuk menjawab ejekan dari para pengejek. Dan ternyata, sejarah dan ilmu pengetahuan mendukungnya. Bahkan pengalaman hidup sehari-hari dalam hidup mereka saat itu menunjukkan tanda-tandanya, apalagi dalam kehidupan kita sekarang ini.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eDunia pernah 'kiamat' sekali pada zaman Nuh. Karena bumi yang sebelumnya ditutupi air, kembali tertutup air secara keseluruhan, persis sama seperti ketika di dalam penciptaan. Hampir tidak ada lagi kehidupan di bumi, kecuali satu keluarga pilihan dengan binatang2 pilihan. Tapi, pengejek-pengejek itu masih kurang belajar dan tidak mengerti. Mereka hanya mengetahui sebatas bapa-bapa leluhur mereka yang kelihatannya sampai zaman mereka tidak terjadi apa-apa. Betulkah tidak terjadi apa-apa?\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eSesungguhnya sepanjang zaman terjadi berbagai macam doa, peperangan, bencana alam, musibah, nabi-nabi palsu, messias palsu dan berbagai tanda-tanda yang menunjukkan bahwa dunia akan segera kiamat dan Tuhan Yesus akan datang kembali.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eDi zaman sekarang ini, isu pemanasan global membuat para ahli ilmu pengetahuan mulai memikirkan kemungkinan kehancuran dunia ini dengan meledaknya matahari. Mengagetkan! Tapi ahli-ahli yang tidak percaya Tuhan justru menunjukkan kemungkinan kiamat karena pemanasan global yang sudah tidak bisa dikendalikan lagi. Bahkan mereka sudah membuat film singkat tentang hal itu. \u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:normal;color:blue;\"\u003eSegeralah Datang!\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eBukan kesulitan dan tanda-tanda itu yang seharusnya membuat kita percaya Tuhan akan datang kembali. Begitu juga segala kenikmatan yang ada tidak bisa membuat kita lupa dan tidak memikirkan kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali. Kesibukan kita akan seluruh hal-hal yang juga merupakan pemberian Tuhan juga seharusnya tidak bisa membuat kita melupakan kedatangan Tuhan yang kedua kali.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eKarena kerinduan yang terlalu dalam dari gereja sebagai pengantin wanita yang merindukan mempelai pria yang menjadi alasan mengapa kita seharusnya mengharapkan Tuhan Yesus cepat datang. Punyakah kita kerinduan itu? Kerinduan yang seharusnya lebih besar dibandingkan dengan pernikahan yang sementara. Karena pernikahan ini adalah pernikahan yang tidak akan terpisahkan sampai selama-lamanya.\u003cbr /\u003eTuhan Yesus, segeralah datang!\u003cdiv class\u003d\"blogger-post-footer\"\u003e\"Puaslah dengan semua pemberian TUHAN, sedikit atau banyak, itu berlimpah\"\n(Ronald Oroh)\u003cimg width\u003d'1' height\u003d'1' src\u003d'https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425120589582985359-3246577484645901090?l\u003droielministry.org' alt\u003d'' /\u003e\u003c/div\u003e"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http://roielministry.org/feeds/3246577484645901090/comments/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2008/08/segeralah-datang.html#comment-form","title":"2 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/3246577484645901090"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/3246577484645901090"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2008/08/segeralah-datang.html","title":"Segeralah Datang!"}],"author":[{"name":{"$t":"Baron Arthur"},"uri":{"$t":"http://www.blogger.com/profile/15824180828290877068"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$extendedProperty":{"xmlns$gd":"http://schemas.google.com/g/2005","name":"OpenSocialUserId","value":"02812679502024524256"}}],"thr$total":{"xmlns$thr":"http://purl.org/syndication/thread/1.0","$t":"2"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-8425120589582985359.post-95225968999881074"},"published":{"$t":"2008-08-02T10:45:00.007+07:00"},"updated":{"$t":"2008-08-04T17:11:34.009+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Koleksi Foto"}],"title":{"type":"text","$t":"Foto-foto sendiri"},"content":{"type":"html","$t":"Lagi iseng, terus liat-liat foto. Sebagian foto-foto yang diambil jaman dulu dengan kamera yang entah ada di mana... Sebagian lagi difoto dengan handphone SE K610, kayanya 2 MP, jadi kalau fotonya kurang bagus, ya wajarlah.. Tukang fotonya amatiran, kameranya juga (nyalahin kameran nih)\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003ccenter\u003eDi Sukabumi lagi retreat. Bangun pagi2, olahraga sambil foto2 pemandangan. Kecuali foto yang terakhir, diambil dari asrama di Sunter, pagi sebelum saat teduh\u003cbr /\u003e\u003ca href\u003d\"http://www.shareapic.net/content.php?id\u003d10299255\u0026owner\u003dartron\" target\u003d\"new\"\u003e\u003cimg src\u003d\"http://www.shareapic.net/preview3/010299255.jpg\" border\u003d\"0\"\u003e\u003c/a\u003e \u003ca href\u003d\"http://www.shareapic.net/content.php?id\u003d10299256\u0026owner\u003dartron\" target\u003d\"new\"\u003e\u003cimg src\u003d\"http://www.shareapic.net/preview3/010299256.jpg\" border\u003d\"0\"\u003e\u003c/a\u003e \u003cbr /\u003e\u003ca href\u003d\"http://www.shareapic.net/content.php?id\u003d10299257\u0026owner\u003dartron\" target\u003d\"new\"\u003e\u003cimg src\u003d\"http://www.shareapic.net/preview3/010299257.jpg\" border\u003d\"0\"\u003e\u003c/a\u003e \u003ca href\u003d\"http://www.shareapic.net/content.php?id\u003d10299258\u0026owner\u003dartron\" target\u003d\"new\"\u003e\u003cimg src\u003d\"http://www.shareapic.net/preview3/010299258.jpg\" border\u003d\"0\"\u003e\u003c/a\u003e \u003cbr /\u003e\u003ca href\u003d\"http://www.shareapic.net/content.php?id\u003d10299259\u0026owner\u003dartron\" target\u003d\"new\"\u003e\u003cimg src\u003d\"http://www.shareapic.net/preview3/010299259.jpg\" border\u003d\"0\"\u003e\u003c/a\u003e \u003ca href\u003d\"http://www.shareapic.net/content.php?id\u003d10299261\u0026owner\u003dartron\" target\u003d\"new\"\u003e\u003cimg src\u003d\"http://www.shareapic.net/preview3/010299261.jpg\" border\u003d\"0\"\u003e\u003c/a\u003e\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eLagi jalan-jalan sendiri di pinggir Yarra River, Melbourne. Pake SE K610 foto2 deh.\u003cbr /\u003e\u003cp\u003e\u003ca href\u003d\"http://www.shareapic.net/content.php?id\u003d10299592\u0026owner\u003dartron\" target\u003d\"new\"\u003e\u003cimg src\u003d\"http://www.shareapic.net/preview3/010299592.jpg\" border\u003d\"0\"\u003e\u003c/a\u003e \u003ca href\u003d\"http://www.shareapic.net/content.php?id\u003d10299593\u0026owner\u003dartron\" target\u003d\"new\"\u003e\u003cimg src\u003d\"http://www.shareapic.net/preview3/010299593.jpg\" border\u003d\"0\"\u003e\u003c/a\u003e \u003ca href\u003d\"http://www.shareapic.net/content.php?id\u003d10299594\u0026owner\u003dartron\" target\u003d\"new\"\u003e\u003cimg src\u003d\"http://www.shareapic.net/preview3/010299594.jpg\" border\u003d\"0\"\u003e\u003c/a\u003e \u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eApril kemaren ke Brisbane diajak lihat Dam sama sungai yang lagi sedikit kering, yang supply air bersih utk Brisbane.. Biasa aja, tapi begitu sampai di kotanya, air bisa diminum.. Kapan Indonesia bisa gitu?\u003cbr /\u003e\u003ca href\u003d\"http://www.shareapic.net/content.php?id\u003d10299596\u0026owner\u003dartron\" target\u003d\"new\"\u003e\u003cimg src\u003d\"http://www.shareapic.net/preview3/010299596.jpg\" border\u003d\"0\"\u003e\u003c/a\u003e \u003ca href\u003d\"http://www.shareapic.net/content.php?id\u003d10300058\u0026owner\u003dartron\" target\u003d\"new\"\u003e\u003cimg src\u003d\"http://www.shareapic.net/preview3/010300058.jpg\" border\u003d\"0\"\u003e\u003c/a\u003e\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eCoba lihat ini, diambil waktu nginap di Melbourne. Beda 1 menit hasil fotonya jadi beda.. Perhatikan matanya! (SE K610)\u003cbr /\u003e\u003ca href\u003d\"http://www.shareapic.net/content.php?id\u003d10299597\u0026owner\u003dartron\" target\u003d\"new\"\u003e\u003cimg src\u003d\"http://www.shareapic.net/preview3/010299597.jpg\" border\u003d\"0\"\u003e\u003c/a\u003e \u003ca href\u003d\"http://www.shareapic.net/content.php?id\u003d10299598\u0026owner\u003dartron\" target\u003d\"new\"\u003e\u003cimg src\u003d\"http://www.shareapic.net/preview3/010299598.jpg\" border\u003d\"0\"\u003e\u003c/a\u003e \u003c/p\u003e\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eDi Brisbane 3 tahun lalu\u003cbr /\u003e\u003cp\u003e\u003ca href\u003d\"http://www.shareapic.net/content.php?id\u003d10300065\u0026owner\u003dartron\" target\u003d\"new\"\u003e\u003cimg src\u003d\"http://www.shareapic.net/preview3/010300065.jpg\" border\u003d\"0\"\u003e\u003c/a\u003e \u003ca href\u003d\"http://www.shareapic.net/content.php?id\u003d10300070\u0026owner\u003dartron\" target\u003d\"new\"\u003e\u003cimg src\u003d\"http://www.shareapic.net/preview3/010300070.jpg\" border\u003d\"0\"\u003e\u003c/a\u003e \u003ca href\u003d\"http://www.shareapic.net/content.php?id\u003d10300076\u0026owner\u003dartron\" target\u003d\"new\"\u003e\u003cimg src\u003d\"http://www.shareapic.net/preview3/010300076.jpg\" border\u003d\"0\"\u003e\u003c/a\u003e \u003c/p\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/center\u003e\u003cdiv class\u003d\"blogger-post-footer\"\u003e\"Puaslah dengan semua pemberian TUHAN, sedikit atau banyak, itu berlimpah\"\n(Ronald Oroh)\u003cimg width\u003d'1' height\u003d'1' src\u003d'https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425120589582985359-95225968999881074?l\u003droielministry.org' alt\u003d'' /\u003e\u003c/div\u003e"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http://roielministry.org/feeds/95225968999881074/comments/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2008/08/foto-foto-sendiri.html#comment-form","title":"2 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/95225968999881074"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/95225968999881074"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2008/08/foto-foto-sendiri.html","title":"Foto-foto sendiri"}],"author":[{"name":{"$t":"Baron Arthur"},"uri":{"$t":"http://www.blogger.com/profile/15824180828290877068"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$extendedProperty":{"xmlns$gd":"http://schemas.google.com/g/2005","name":"OpenSocialUserId","value":"02812679502024524256"}}],"thr$total":{"xmlns$thr":"http://purl.org/syndication/thread/1.0","$t":"2"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-8425120589582985359.post-678641799505684303"},"published":{"$t":"2008-07-31T15:05:00.005+07:00"},"updated":{"$t":"2008-07-31T16:09:01.512+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Mazmur 1"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Mazmur"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Manusia dan Dosa"}],"title":{"type":"text","$t":"Tolong! Saya sudah duduk!"},"content":{"type":"html","$t":"Di televisi2 Indonesia beberapa minggu terakhir ini sibuk memberitakan tentang pembunuhan berantai. Kelihatannya porsinya lebih banyak dibandingkan berita penangkapan pejabat-pejabat yang korupsi dan anggota DPR oleh KPK. Semua berita-berita buruk ini sebenarnya tidak menarik untuk ditonton. Tapi, ada yang menarik dari wawancara terhadap keluarga dan tetangga dari sang pembunuh berantai di Jombang. \u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eMereka mengatakan bahwa dulunya si pembunuh itu baik dan bahkan mengajarkan agama, tapi kemudian sesudah bergaul dengan beberapa orang dan pergi ke kota, ia menjadi berubah. Banyak yang kaget kalau ia adalah pembunuh berantai dan sadis.\u003cbr /\u003eAlasan yang sama juga akan diberikan oleh saudara dan orang-orang dekat dari para koruptor dan orang-orang yang berdosa. Alasannya, pergaulan dan lingkungan yang buruk yang mempengaruhi semuanya. Benarkah lingkungan penyebab utamanya?\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003ccenter\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;color:darkred;\"\u003e1 Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, 2 tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.\u003cbr /\u003eMazmur 1:1-2\u003c/span\u003e\u003c/center\u003e\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:normal;color:blue;\"\u003ePerlahan tapi menghanyutkan\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eSedikit orang yang menyadari seperti pemazmur, bagaimana dosa itu bekerja perlahan-lahan. Ada dosa-dosa yang berlangsung cepat, tapi umumnya dosa-dosa kita dibentuk dari awal dan terus bertumpuk tanpa disadari menjadi budaya dan kebiasaan. Sadarnya, ketika sudah terjebak dan terhanyut. Saat itu, baru merasakan tidak sanggup keluar dari arus yang terlalu kuat yang sudah menghanyutkan.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003ePemazmur menggambarkan seperti orang yang pertama-tama orang itu baru berjalan menurut nasehat orang berdosa. Ini namanya proses mencoba dan ingin tahu. Enak ga sih? Sambil ada perasaan bersalah dan pertanyaan berdosa ga ya? \u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eSetelah itu mulai berdiri di jalan orang berdosa. Kali ini mulai menunggu untuk mencoba lagi dan melakukannya. Ternyata enak. Sekali-kali kan tidak apa-apa. Semua orang juga melakukannya. Namanya juga manusia berdosa, masa harus menolak yang enak?\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eSesudah itu, masuk dalam jebakan dan sudah duduk di dalm kumpulan orang berdosa. Sekarang menjadi aktif dan terikat, sama seperti orang-orang berdosa lainnya. Dosa sudah menjadi budaya, gaya hidup dan tidak ada pilihan lainnya. Tanpa berdosa, hidup serasa hampa!?\u003cbr /\u003eMungkin deskripsinya seharusnya tidak sesadis ini. Tapi, ini yang terjadi pada orang yang sudah masuk dalam kumpulan orang berdosa, tidak ada jalan keluar dan tidak ada jalan untuk berbalik, hanya tinggal berdosa terus sampai mati!? Hanya beginikah hidup?\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:normal;color:blue;\"\u003eApa kesukaanmu?\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eProblem awal dari dosa sebenarnya adalah masalah kesukaan, atau kenikmatan. Apa yang saudara sukai dan nikmati? Hawa suka buah pengetahuan yang baik dan jahat itu! Dia masih mengingat firman Tuhan, tapi sepertinya bisa menikmati buah itu dan menjadi seperti Allah lebih nikmat dibandingkan firman Tuhan dan segala berkat2-Nya yang sudah disediakan melimpah. Apa kesukaanmu?\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003ePemazmur mengatakan orang yang diberkati bukan mengikuti pola hidup dan kesukaan orang berdosa. Kesukaannya ialah Taurat Tuhan dan merenungkannya siang dan malam. Jika pemazmur hidup di zaman ini yang penuh dengan hiburan palsu, apakah kesukaannya akan tetap lebih menyenangkankah dibandingkan segala komik, novel, buku2 bacaan yang lain, dugem, nonton di bioskop, nonton DVD, browsing, chatting, nonton bola dan berbagai macam olahraga lainnya, dan segala \u003cspan style\u003d\"font-style:italic;\"\u003ehobby\u003c/span\u003e dan kesukaan manusia..??? Tentu saja maksudnya bukan melakukan yang satu dan meniadakan yang lain. Tapi, bagaimana melihat bahwa kesukaan akan firman Tuhan menjadi dasar dari segala kesukaan/\u003cspan style\u003d\"font-style:italic;\"\u003ehobby\u003c/span\u003e. Bagaimana caranya agar bisa melihat kesukaan akan firman menjadi dasar dari semuanya?\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:normal;color:blue;\"\u003eMeditasi\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003ePemazmur mengatakan bahwa caranya adalah dengan merenungkannya (meditasi) siang dan malam. Ga ada kerjaan banget?! Tentu saja bukan itu maksudnya. Tapi, maksudnya firman Tuhan yang menjadi dasar di dalam melakukan segala aktivitasnya. Firman itu bukan hanya dibaca, didengar dan dilupakan ketika melakukan segala aktivitas. Karena terlalu banyak orang memulai hidupnya dengan membaca firman, tapi ketika melakukan segala aktivitasnya, persis sama dengan orang-orang berdosa.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eSeharusnya prinsip-prinsip dari firman Tuhan yang menjadi dasar dalam segala aktivitasnya. Firman itu bukan hanya diingat, tapi dipikirkan prinsip-prinsipnya dan diperjuangkan dalam segala aspek untuk diterapkan dan dilakukan dalam hidup sehari demi sehari.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eMasalahnya, ditengah segala kesibukan dan begitu banyak hiburan, masih bisakah kita menikmati, bersuka di dalam firman-Nya dan merenungkannya. Membuat hidup ini bukan hanya berjuang untuk diri biar bisa tetap hidup dengan terjebak di dalam segala keberdosaan, tapi hidup untuk melakukan kebenaran-kebenaran firman.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eJika saudara sudah duduk dalam keberdosaan dan merasa tidak ada jalan keluar lagi, maka saudaralah yang harus berteriak kepada Tuhan, \"Tolong! Saya sudah duduk!\" Maka IA-lah yang akan membuat saudara berdiri dan berjalan di dalam terang firman-Nya serta merenungkannya siang dan malam.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003ccenter\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;color:darkred;\"\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:italic;\"\u003eYour word is a lamp to my feet and a light to my path.\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003e(Psalm 119:105, ESV)\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/center\u003e\u003cdiv class\u003d\"blogger-post-footer\"\u003e\"Puaslah dengan semua pemberian TUHAN, sedikit atau banyak, itu berlimpah\"\n(Ronald Oroh)\u003cimg width\u003d'1' height\u003d'1' src\u003d'https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425120589582985359-678641799505684303?l\u003droielministry.org' alt\u003d'' /\u003e\u003c/div\u003e"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http://roielministry.org/feeds/678641799505684303/comments/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2008/07/tolong-saya-sudah-duduk.html#comment-form","title":"3 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/678641799505684303"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/678641799505684303"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2008/07/tolong-saya-sudah-duduk.html","title":"Tolong! Saya sudah duduk!"}],"author":[{"name":{"$t":"Baron Arthur"},"uri":{"$t":"http://www.blogger.com/profile/15824180828290877068"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$extendedProperty":{"xmlns$gd":"http://schemas.google.com/g/2005","name":"OpenSocialUserId","value":"02812679502024524256"}}],"thr$total":{"xmlns$thr":"http://purl.org/syndication/thread/1.0","$t":"3"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-8425120589582985359.post-2722612580748976852"},"published":{"$t":"2008-07-28T10:24:00.002+07:00"},"updated":{"$t":"2009-06-09T18:57:35.392+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Matius 7"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Matius"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kotbah di Bukit"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Doa"}],"title":{"type":"text","$t":"Ask, Search and Find?!"},"content":{"type":"html","$t":"\u003cbr/\u003e\u003ccenter\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;color:darkred;\"\u003e7 \"Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. 8 Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan. 9 Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti, 10 atau memberi ular, jika ia meminta ikan? 11 Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya.\"\u003cbr /\u003eMat 7:7-11\u003c/span\u003e\u003c/center\u003e\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:normal;color:blue;\"\u003eApa saja yang harus diminta?\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eBiasanya ayat ini suka ditafsirkan semaunya di luar konteks. Apa saja yang dipikirkan, semuanya akan diminta, terutama uang dan materi serta kesuksesan. Padahal dalam Mat 6:24, tidak boleh diperbudak oleh Mammon. Tapi, justru uang yang menjadi prioritas utama dan yang mungkin paling banyak diminta di dalam doa-doa orang percaya?!\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eMelihat konteks dekat di dalam perikopnya, memakai contoh soal meminta makanan. Maka makanan yang seharusnya diminta. Berdasarkan konteks dari Doa Bapa Kami, salah satu permintaan yang penting adalah makanan. Tapi berdasarkan Mat 6:25-34, kekuatiran akan makanan dan menjadi prioritas pencarian adalah salah satu ciri dari orang-orang yang tidak mengenal Allah. Tentu saja boleh diminta, tapi bukan dengan penuh kekuatiran.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eBerdasarkan konteks Mat 7:7-11, khususnya ayat 11 menyatakan bahwa Bapa di Sorga akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya. Maka seharusnya yang ditanyakan adalah apa saja yang baik yang harus diminta, dicari dan yang akan didapatkan?\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:normal;color:blue;\"\u003eMeminta, Mencari dan Mendapatkan yang baik\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eUntuk mengerti apa saja yang baik, maka kita harus melihat konteks dari kotbah di bukit. Yang harus diperhatikan pertama adlah tiga permintaan pertama di dalam Doa Bapa Kami, kekudusan nama Allah, Kerajaan Allah dan Kehendak Allah terjadi (Mat 6:9-10). Baru sesudah itu melihat tiga permintaan selanjutnya yang berhubungan dengan tiga permintaan pertama, makanan dan seluruh kebutuhan hidup, pengampunan dosa, serta   pemeliharaan Allah (Mat 6:11-13).\u003cbr /\u003eSelanjutnya juga harus melihat Mat 6: 33, yaitu Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya dengan janji semua kebutuhan akan ditambahkan (didapatkan).\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eJadi, makanan dan seluruh kebutuhan hidup bukan yang menjadi pusat dari permintaan, pencarian dan yang harus didapatkan. Seharusnyapun semuanya itu diminta, dicari dan didapatkan untuk menggenapkan kehadiran Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya yang menjadi pusat dan fokus semua permintaan, pencarian dan apa yang didapatkan.\u003cbr /\u003eJika semua kebutuhan itu diminta, dicari dan didapatkan bukan untuk Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya maka menjadi sama persis dengan orang-orang yang tidak mengenal Allah.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eYang baik itu di dalam sudut pandang Bapa yang tahu apa yang terbaik bagi anak-anak-Nya. Kita tidak pernah bisa melihat \u003cspan style\u003d\"font-style:italic;\"\u003ebig picture\u003c/span\u003e, tapi Bapa bisa melihatnya. Sehingga yang baik itu harus selalu dari sudut kehendak-Nya dan bukan kehendak kita. Kita lebih menyukai batu dibandingkan roti. Dan bahkan meminta ular dibandingkan dengan ikan. Tapi dari sudut pandang kita, mungkin kelihatannya baik. Itu sebabnya kehendak Allah yang harus menjadi lebih utama dan bukan keinginan kita yang seolah-olah ingin menyesuaikan dengan kehendak Allah.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eMeminta, mencari dan mendapatkan yang baikpun perlu pembelajaran. Pembelajaran ini bukan hanya untuk sehari, tapi pembelajaran seumur hidup dan setiap saat. Karena setiap hari kita sedang ditipu oleh Iblis dengan berbagai macam permintaan dan ketidakpuasan. Dan anehnya, kita lebih percaya kepadanya daripada perkataan2 dalam firman-Nya. Sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dan tidak memiliki Firman, banyak orang percaya ditipu untuk meminta, mencari dan mendapatkan semua keinginannya.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003ePernahkah Anda meminta, mencari dan mendapatkan yang baik untuk Kerajaan Allah dan kebenaran-NYa? Mintalah dari sekarang! Carilah, maka pasti akan mendapatkannya!\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003ccenter\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;color:darkred;\"\u003eJikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.\u003cbr /\u003eYoh 15:7\u003c/span\u003e\u003c/center\u003e\u003cbr /\u003e\u003cbr/\u003e\u003cdiv class\u003d\"blogger-post-footer\"\u003e\"Puaslah dengan semua pemberian TUHAN, sedikit atau banyak, itu berlimpah\"\n(Ronald Oroh)\u003cimg width\u003d'1' height\u003d'1' src\u003d'https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425120589582985359-2722612580748976852?l\u003droielministry.org' alt\u003d'' /\u003e\u003c/div\u003e"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http://roielministry.org/feeds/2722612580748976852/comments/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2008/07/ask-search-and-find.html#comment-form","title":"1 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/2722612580748976852"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/2722612580748976852"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2008/07/ask-search-and-find.html","title":"Ask, Search and Find?!"}],"author":[{"name":{"$t":"Baron Arthur"},"uri":{"$t":"http://www.blogger.com/profile/15824180828290877068"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$extendedProperty":{"xmlns$gd":"http://schemas.google.com/g/2005","name":"OpenSocialUserId","value":"02812679502024524256"}}],"thr$total":{"xmlns$thr":"http://purl.org/syndication/thread/1.0","$t":"1"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-8425120589582985359.post-4944681334129698215"},"published":{"$t":"2008-07-19T20:56:00.002+07:00"},"updated":{"$t":"2008-08-18T15:16:49.816+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Mazmur"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Mazmur 42"}],"title":{"type":"text","$t":"I Miss YOU: Mana Tahan!?"},"content":{"type":"html","$t":"\u003cbr/\u003eKerinduan bisa membuat seseorang membunuh orang lain dan juga membuat seseorang bunuh diri. Kerinduan bisa menggerogoti jiwa. Tapi kerinduan juga bisa menjadi motivasi yang besar untuk bertahan di dalam hidup demi untuk bisa bertemu dengan orang yang dirindukannya. \u003cbr /\u003eJika kerinduan kepada manusia bisa mengakibatkan pengaruh yang sangat besar dalam hidup manusia, bagaimanakah dengan kerinduan kepada Allah?\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003ccenter\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;color:darkred;\"\u003e2 Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair, demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah. 3 Jiwaku haus kepada Allah yang hidup. Bilakah aku boleh datang melihat Allah?\u003cbr /\u003eMazmur 42:2-3\u003c/span\u003e\u003c/center\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:normal;color:blue;\"\u003eTidak bisa Tidak, Mana Tahan!?\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003ePemazmur menggambarkan kerinduannya kepada Allah seperti Rusa yang membutuhkan air minum. Tidak bisa tidak, kerinduan ini sudah menjadi kebutuhan yang utama. Kebutuhan yang bisa mematikan jika tidak bisa dipenuhi. Karena tanpa air, rusa akan mati. Mana tahan!?\u003cbr /\u003eSeperti rusa merindukan sungai yang berair, maka seharusnya dan sewajarnya juga manusia merindukan Penciptanya. Kerinduan ini harus terpuaskan dan bukan hanya sekedar bertemu. Sama seperti rusa yang bukan hanya bertemu dengan air dan puas melihat aliran sungai itu. Manusiapun merindukan Tuhan bukan hanya untuk bertemu dan selesai. Tapi, ada suatu kerinduan untuk memuliakan-Nya dan bahkan menikmati-Nya; yang membuat manusia bisa terpuaskan dahaganya.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eSayangnya kerinduan utama yang seharusnya ditujukan kepada Pencipta, sekarang digantikan oleh kerinduan kepada manusia dan benda-benda mati. Seolah-olah ketika tidak bisa bertemu dengan mereka, hidup ini terasa ada yang kurang dan keterpisahan tidak boleh pernah terjadi, karena akan mengakibatkan kerinduan yang sangat dalam.\u003cbr /\u003eBukannya tidak boleh merindukan manusia dan benda, tapi seharusnya kerinduan itu tidak lebih besar dibandingkan dengan kerinduan kepada sumber dari manusia dan benda itu.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eTahukah kita bahwa kerinduan yang utama seharusnya kepada Allah yang merupakan sumber segala sesuatu, bahkan sumber dari orang2 dan benda2 yang kita kasihi? Punyakah kita kerinduan yang lebih besar lagi kepada-Nya? Hauskah kita untuk memuliakan dan menikmati-Nya? Bukankah hal itu adalah kebutuhan utama kita sebagai manusia? \u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:italic;color:blue;\"\u003eI Miss YOU\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eAda tiga hal untuk memuaskan kerinduan itu. \u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;\"\u003ePertama\u003c/span\u003e, menunggu Allah datang. \u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;\"\u003eKedua\u003c/span\u003e, pergi melihat Allah. \u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;\"\u003eKetiga\u003c/span\u003e, sambil menunggu dan ingin pergi melihat, tetap hidup bagi-Nya.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eMenunggu Tuhan Yesus datang kembali sudah dilakukan sejak gereja mula-mula. Keinginan untuk segera bertemu dengan sang Pencipta, Penebus, Pemelihara dan Penyempurna, membuat mereka terus menunggu. Tapi, sampai saat ini Tuhan Yesus belum datang kembali. Sebagai umat-Nya kita hanya bisa terus menunggu dan terus bersiap, karena kerinduan ini sudah terlalu besar untuk bertemu muka dengan muka. \u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eJika Tuhan belum datang kembali, maka kita yang akan terlebih dahulu pergi melihat-Nya. Ini bukan acara besuk, atau sekedar liburan dan jalan-jalan seperti cerita dari beberapa orang yang ingin populer karena mengatakan sudah pergi bertemu Tuhan. Tapi, ini menyangkut kerinduan untuk segera meninggalkan dunia ini, bukan karena kesulitan dan penderitaan yang ada. Kerinduan ini karena ingin bertemu dengan Allah kita dan ingin diam bersama-sama dengan-Nya. Jika kita betul-betul merindukan-Nya mungkinkah kita tidak ingin meninggalkan segala sesuatu di dunia ini dan bertemu dengan-Nya???\u003cbr /\u003e(\u003cspan style\u003d\"font-style:italic;\"\u003eAda banyak orang mengatakan mencintai Tuhan, tapi tidak mau segera bertemu dengan-Nya (mati). Betulkah orang-orang itu mencintai Tuhan, tapi tidak merindukan-Nya? Jangan2 hanya berkat2-Nya didunia yang dirindukan mereka?\u003c/span\u003e)\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eJika Tuhan belum datang kembali dan kitapun belum bisa kembali kepada-Nya, apa yang bisa kita lakukan sekarang? Apakah cukup kita hanya terus merindukan-Nya tanpa melakukan apa2?\u003cbr /\u003eTentu saja tidak. Jika kita betul-betul mencintai dan merindukan-Nya, maka hiduplah bagi Dia. Tuhan Yesus yang menjadi pusat, motivasi dan kerinduan yang besar untuk melakukan segala sesuatu. Apapun yang kita lakukan sekarang, lihatlah sebagai persiapan untuk bertemu dengan-Nya. Karena gereja sebagai pengantin wanita yang harus kudus dan mempersiapkan diri untuk bertemu dengan sang mempelai pria, demikianlah kita mempersiapkan diri kita untuk bertemu dengan-Nya.\u003cbr /\u003eJadi, kerinduan itu seharusnya menghasilkan banyak hal yang baik dan positif selama kita masih hidup di dunia untuk memuliakan Allah dan menikmati-Nya.\u003cdiv class\u003d\"blogger-post-footer\"\u003e\"Puaslah dengan semua pemberian TUHAN, sedikit atau banyak, itu berlimpah\"\n(Ronald Oroh)\u003cimg width\u003d'1' height\u003d'1' src\u003d'https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425120589582985359-4944681334129698215?l\u003droielministry.org' alt\u003d'' /\u003e\u003c/div\u003e"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http://roielministry.org/feeds/4944681334129698215/comments/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2008/07/i-miss-you-mana-tahan.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/4944681334129698215"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/4944681334129698215"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2008/07/i-miss-you-mana-tahan.html","title":"I Miss YOU: Mana Tahan!?"}],"author":[{"name":{"$t":"Baron Arthur"},"uri":{"$t":"http://www.blogger.com/profile/15824180828290877068"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$extendedProperty":{"xmlns$gd":"http://schemas.google.com/g/2005","name":"OpenSocialUserId","value":"02812679502024524256"}}],"thr$total":{"xmlns$thr":"http://purl.org/syndication/thread/1.0","$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-8425120589582985359.post-2848997797192308183"},"published":{"$t":"2008-07-09T11:55:00.002+07:00"},"updated":{"$t":"2008-07-09T12:05:01.877+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Gereja"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Efesus"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Efesus 4"}],"title":{"type":"text","$t":"Terperangkap dalam Merangkap"},"content":{"type":"html","$t":"Di Indonesia sekarang ini banyak pejabat yang sekarang ini disorot karena merangkap jabatan. Karena ternyata ketidakefektifan dalam pekerjaan dan pelayanan salah satunya disebabkan oleh hal ini.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eMasalah ini ternyata bukan hanya terjadi di dalam pemerintahan negara ini, tetapi juga dalam gereja. Meskipun alasan terjadinya itu berbeda, tetapi akibatnya sedikit mirip, tidak bisa mengerjakan keseluruhan tugas dengan baik dan efektif.\u003cbr /\u003eMengapa sampai terperangkap dalam merangkap jabatan? Bagaimana seharusnya?\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003ccenter\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;color:darkred;\"\u003e11 Dan Ialah yang meberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar, \u003cbr /\u003eEfesus 4:11\u003c/span\u003e\u003c/center\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:normal;color:blue;\"\u003ePelajaran dari Perjanjian Lama\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eSebenarnya sejak manusia diciptakan, Adam harus merangkap tiga jabatan: Nabi , Imam dan Raja. Tapi, Adam gagal dan tidak bisa melakukannya. Begitu juga dengan keturunan Adam. Sehingga akhirnya ditentukan Nabi untuk memimpin Israel, diikuti dengan Imam, dan yang terakhir adalah Raja.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eMusa ketika harus memimpin Israel harus merangkap sebagi Nabi dan fungsi Raja/Hakim (meskipun Raja sesungguhnya adalah Tuhan). Dan Musa tidak sanggup melakukannya. Maka Tuhan memakai mertuanya, Yitro, untuk menasehati Musa, sehingga diangkatlah pemimpin-pemimpin yang bisa mengerjakan tugasnya. MUsa tetap merangkap fungsi Raja, tetapi harus tahu diri dengan tugas-tugas lain yang tidak bisa dikerjakannya.  \u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eDi zaman Samuel, Raja pertama kali diurapi dan Samuel mengurapi dua Raja yang pertama. Samuel merasa Israel menolak dirinya sehingga meminta Raja, tetapi mereka sebenarnya menolak Tuhan sebagai Raja. Tetapi, 1 Samuel 8 menjelaskan, karena ketidakpuasan terhadap Samuel dan anak2nya dalam melaksanakan fungsi Raja/Hakim. Dan sejak ada Raja, tidak ada lagi yang merangkap jabatan.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:normal;color:blue;\"\u003ePelajaran dari Kisah Para Rasul\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003ePada masa gereja mula-mula, para Rasul harus merangkap ketiga fungsi. Mereka harus menjadi pemberita Inji, gembala maupun pengajar. Awalnya mereka bisa melakukan dengan baik. Tetapi, tidak lama kemudian timbullah  sungut-sungut karena janda-janda diabaikan. Sehingga mereka memilih 7 orang lain yang bisa melayani dan bahkan bisa memberitakan firman dan muijizat, seperti Stefanus. Sementara rasul-rasul memusatkan pikiran dalam doa dan pelayanan Firman. Hasilnya dikatakan dalam Kis 6:7, Firman Allah makin tersebar, jumlah murid makin bertambah banyak dan sejumlah besar imam menyerahkan diri dan percaya. Para rasul tidak terperangkap dalam merangkap jabatan.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:normal;color:blue\"\u003eTiga Jabatan\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eKetika jumlah orang percaya makin bertambah banyak, maka ditetapkanlah tiga jabatan berikutnya dalam gereja. Pemberita Injil, Gembala dan Pengajar. Jikalau ada tiga jabatan yang berbeda, haruskah seseorang merangkap ketiga jabatan ini? \u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eDi dalam permulaan pelayanan atau ketika tidak ada orang lain, maka seharusnya seorang pelayan bisa merangkap ketiga jabatan ini, sekaligus melihat dimana panggilan pelayanannya yang utama dan yang menjadi fokus. Tetapi, hampir tidak ada yang bisa fokus kepada ketiga jabatan ini dan mengerjakan semuanya dengan sangat baik.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eSeorang pemberita Injil ketika memberitakan Injil di tempat yang tidak ada gereja, maka ia harus bertanggung jawab dalam menggembalakan dan mengajar orang-orang yang diinjilinya. Tetapi fokus utamanya adalah pemberitaan Injil dan bisa memotivasi dan mengajarkan jemaatnya untuk memberitakan Injil dengan baik. Ketika sudah ada orang lain yang bisa menggembalakan dan mengajar, maka ia seharusnya menyerahkan jabatan dan tugas itu kepada orang lain, sekalipun ia tetap bisa membantu dalam penggembalaan dan mengajar. Kebanyakan pelayan yang tetap merasa mengerjakan ketiganya dan merasa bisa fokus pada ketiganya karena merasa sudah biasa dan terperangkap dalam merangkap ketiga jabatan itu. Tetapi, jemaat dan orang-orang lain pasti bisa melihat pelayanan yang kurang efektif.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eSeorang yang dipanggil menjadi gembala, seharusnya juga melakukan pemberitaan Injil dan bisa juga mengajarkan firman kepada jemaatnya. \u003cbr /\u003eDan seorang pengajar seharusnya menjadi pengkhotbah Injil dan mengajar di gereja dan sekolah Teologi serta menggembalakan murid-muridnya.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eMengapa gereja sering kekurangan orang-orang untuk melaksanakan ketiga jabatan ini? Umumnya karena kesalahan dari gembala jemaat yang mendominasi ketiga jabatan ini dan menunjukkan seolah-olah dia berhasil melakukan ketiganya. Akhirnya ia sulit memberikan kesempatan kepada orang lain dan juga mendidik pelayan lain mengerjakan panggilannya. Dan membuat jemaat merasa semuanya sudah bisa dilakukan sendiri. \u003cbr /\u003eSelain itu, ada orang-orang yang tidak seharusnya menjadi gembala, tapi bertahan untuk mengerjakan tugas itu. Akibatnya, orang-orang yang dipanggil menjadi tidak tertarik untuk mengerjakan panggilan itu karena melihat sang gembala jemaat. Kesalahan yang lain, seorang pemberita Injil biasanya hanya berfokus untuk menjadikan pemberita-pemberita Injil dan menganggap itu adalah tugas yang paling mulia dibandingkan dengan dua jabatan yang lain. Akibatnya, terjadi kekurangan di dalam dua jabatan yang lain; atau orang-orang hanya melihat tugas pemberita Injil sangat sulit, lebih enak menjadi gembala dan pengajar dengan segala fasilitasnya.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eBerbahagialah orang yang mengerti dan hidup dalam panggilannya. Karena orang itu bisa mengerjakan tugasnya dengan baik dan memuliakan Tuhan. Dan berbahagialah jika ia tidak hanya meninggikan panggilannya dan merendahkan yang lain, tetapi mengajak orang-orang melihat panggilannya, menghargai panggilan Tuhan dan memuliakan-Nya.\u003cdiv class\u003d\"blogger-post-footer\"\u003e\"Puaslah dengan semua pemberian TUHAN, sedikit atau banyak, itu berlimpah\"\n(Ronald Oroh)\u003cimg width\u003d'1' height\u003d'1' src\u003d'https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425120589582985359-2848997797192308183?l\u003droielministry.org' alt\u003d'' /\u003e\u003c/div\u003e"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http://roielministry.org/feeds/2848997797192308183/comments/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2008/07/terperangkap-dalam-merangkap.html#comment-form","title":"1 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/2848997797192308183"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/2848997797192308183"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2008/07/terperangkap-dalam-merangkap.html","title":"Terperangkap dalam Merangkap"}],"author":[{"name":{"$t":"Baron Arthur"},"uri":{"$t":"http://www.blogger.com/profile/15824180828290877068"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$extendedProperty":{"xmlns$gd":"http://schemas.google.com/g/2005","name":"OpenSocialUserId","value":"02812679502024524256"}}],"thr$total":{"xmlns$thr":"http://purl.org/syndication/thread/1.0","$t":"1"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-8425120589582985359.post-7253624583194431281"},"published":{"$t":"2008-06-30T11:46:00.003+07:00"},"updated":{"$t":"2008-06-30T12:37:21.450+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Matius 28"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Matius"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Penginjilan"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pemuridan"}],"title":{"type":"text","$t":"Pergi!"},"content":{"type":"html","$t":"\u003ccenter\u003e\u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;color:darkred;\"\u003e19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, 20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.\"\u003cbr /\u003eMatius 28:19-20\u003c/span\u003e\u003c/center\u003e\u003cbr /\u003eTahun lalu pernah tulis tentang \u003ca href\u003d\"http://roielministry.blogspot.com/2007/03/mana-yang-lebih-penting-penginjilan.html\"\u003eMana yang lebih Penting: Penginjilan atau Pemuridan?\u003c/a\u003e dengan sedikit mengutip empat kata kerja dalam Matius 28:19-20:\u003cbr /\u003e1. \u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;\"\u003eporeuthentes\u003c/span\u003e. Diterjemahkan dengan Pergilah (Go). \u003cspan style\u003d\"font-style:italic;\"\u003eParticiple\u003c/span\u003e ini justru memakai bentuk \u003cspan style\u003d\"font-style:italic;\"\u003eaorist passive deponent\u003c/span\u003e. Nuansanya adalah perintah tetapi memakai bentuk pasif.\u003cbr /\u003e2. \u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;\"\u003ematheteusate\u003c/span\u003e. Diterjemahkan dengan jadikanlah murid (\u003cspan style\u003d\"font-style:italic;\"\u003eMake disciple\u003c/span\u003e). Bentuk dari kata kerja ini adalah \u003cspan style\u003d\"font-style:italic;\"\u003eimperative aorist active\u003c/span\u003e.\u003cbr /\u003e3. \u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;\"\u003ebaptizontes\u003c/span\u003e. Diterjemahkan baptislah (\u003cspan style\u003d\"font-style:italic;\"\u003ebaptizing\u003c/span\u003e). Bentuk \u003cspan style\u003d\"font-style:italic;\"\u003eparticiple \u003c/span\u003eini adalah \u003cspan style\u003d\"font-style:italic;\"\u003epresent active\u003c/span\u003e.\u003cbr /\u003e4. \u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;\"\u003edidaskontes\u003c/span\u003e. Diterjemahkan ajarlah (\u003cspan style\u003d\"font-style:italic;\"\u003eteaching\u003c/span\u003e). Ini juga adalah \u003cspan style\u003d\"font-style:italic;\"\u003eparticiple present active\u003c/span\u003e. \u003cbr /\u003eJadi, saya tidak akan membahas empat hal diatas lagi, tapi melihat beberapa pertanyaan aplikatifnya.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:normal;color:blue;\"\u003ePergi dari mana?\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eKebanyakan kita hanya bertanya pergi ke mana. Mungkin itu juga yang dipertanyakan para murid, mereka harus ke mana? Selain itu harus ada pertanyaan lain yang harus dipertanyakan, yaitu pergi dari mana? Murid-murid sesudah bersaksi di Yerusalem, mereka diperintahkan pergi dari Yerusalem, termasuk dengan mengijinkan penganiayaan supaya mereka tersebar ke seluruh dunia.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eBagaimana dengan kita? Perginya dari mana? Saya bukan melihat hanya kepada masalah tempat, tapi yang lebih mendasar, yaitu \u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;\"\u003emasalah hati\u003c/span\u003e. Kita harus pergi dari \u003cspan style\u003d\"font-weight:bold;\"\u003eKEEGOISAN\u003c/span\u003e kita. Kecintaan kita pada diri kita dan segala keinginan yang hanya membuat kita jauh dari kehendak Allah dan bahkan melawan-Nya.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eKemarin nonton \u003cspan style\u003d\"font-style:italic;\"\u003eKick Andy\u003c/span\u003e di MetroTV. Andy Noya menunjukkan beberapa orang (termasuk yang cacat) yang tidak lagi hanya memikirkan keadaan dirinya dan minta dikasihani, tapi dengan cinta kasih yang dianugerahkan Tuhan malahan memikirkan bagaimana membantu orang lain.\u003cbr /\u003eJadi, jangan hanya tanya pergi ke mana tapi tidak pernah pergi dari keegoisan kita..\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:normal;color:blue;\"\u003ePergi kepada siapa?\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eKetika pergi hanya memikirkan tempat, maka kita hanya akan berkonsentrasi dengan benda-benda mati dan kehidupan kita. Memang tempat dan lingkungan kita diutus juga penting untuk dipikirkan. Tapi, ada yang lebih penting dari tempat itu yaitu pergi kepada siapa. \u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eYang menjadi pusat adalah bangsa-bangsa, manusia! Kita dipanggil pergi dari keegoisan kita yang bukan lagi pergi ke mana-mana untuk diri kita, tempat kita tinggal dan mencari keamanan dan kedamaian bagi diri kita sendiri. Tapi, kita diminta untuk pergi melayani manusia demi untuk kemuliaan Tuhan.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003ePusat kita juga bukan materi, bahan, metode atau program yang harus dilayani. Yang harus jadi pusat adalah Tuhan yang menginginkan kita melayani manusia yang unik, yang tidak bisa selalu dilayani dengan metode yang seragam. Setiap manusia memiliki keunikan dan membutuhkan pendekatan yang berbeda. Bangsa, budaya, keberdosaan, karakter, filsafat, keluarga, pendidikan, status dan berbagai macam hal yang membuat setiap manusia mempunyai permasalahan sendiri yang kompleks. Semua metode hanyalah pendekatan untuk mencoba memahami dan mengerti, tapi itu bukan mutlak. Yang mutlak adalah Tuhan sendiri yang bekerja dengan Injil sejati yang harus kita beritakan.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cspan style\u003d\"font-style:normal;color:blue;\"\u003ePergi untuk Apa?\u003c/span\u003e\u003cbr /\u003eJelas untuk menjadikan murid, baptis dan mengajar. Ini melibatkan kesaksian, penginjilan dan pemuridan. Banyak yang tidak pernah menyadari bahwa hidup di dunia ini seharusnya bersaksi, melipat gandakan gambar Allah (dengan menikah, punya anak dan mendidik anak atau dengan pemberitaan Injil), sesudah itu mendidik gambar Allah itu sampai menjadi Gambar Allah yang sempurna.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eSetiap orang Kristen seharusnya melakukan hal ini di dalam hidupnya, melalui pekerjaan dan panggilannya masing-masing. Memang soal baptis lebih baik dilakukan oleh orang-orang yang sudah ditunjuk untuk melakukannya (maksudnya Pendeta). Tapi, soal menceritakan Injil dan mengajarkan kebenaran Injil yang bisa diaplikasikan dalam kehidupan dan pekerjaan kita, seharusnya bisa dilakukan oleh semua orang percaya yang sudah menjadi murid.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003ePasti kita akan berpikir bahwa melakukan semuanya sangat sulit. Itu sebabnya Tuhan Yesus yang memiliki kuasa berjanji menyertai kita sampai kepada akhir zaman.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003eJadi, Pergilah!\u003cdiv class\u003d\"blogger-post-footer\"\u003e\"Puaslah dengan semua pemberian TUHAN, sedikit atau banyak, itu berlimpah\"\n(Ronald Oroh)\u003cimg width\u003d'1' height\u003d'1' src\u003d'https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8425120589582985359-7253624583194431281?l\u003droielministry.org' alt\u003d'' /\u003e\u003c/div\u003e"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http://roielministry.org/feeds/7253624583194431281/comments/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2008/06/pergi.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/7253624583194431281"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http://www.blogger.com/feeds/8425120589582985359/posts/default/7253624583194431281"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http://roielministry.org/2008/06/pergi.html","title":"Pergi!"}],"author":[{"name":{"$t":"Baron Arthur"},"uri":{"$t":"http://www.blogger.com/profile/15824180828290877068"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$extendedProperty":{"xmlns$gd":"http://schemas.google.com/g/2005","name":"OpenSocialUserId","value":"02812679502024524256"}}],"thr$total":{"xmlns$thr":"http://purl.org/syndication/thread/1.0","$t":"0"}}]}});